Kabar BUMN - Bio Farma menyediakan 10 juta dosis vaksin bOPV (bivalent oral polio vaccine) untuk program hibah vaksin dari LDKPI Kementerian Keuangan RI kepada masyarakat Afghanistan.
Program ini dilakukan Bio Farma, sebagai induk Holding BUMN Farmasi yang mendukung langkah Pemerintah untuk menjaga ketahanan kesehatan dunia.
Pelepasan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Baca Juga: 5 Hotel di Jakarta yang Menyediakan Menu All You Can Eat Selama Bulan Ramadan
Hadir pula Direktur Medis, dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki.
Pelepasan bantuan ini dilakukan pada 7 Maret 2024 di Bandara Soekarno Hatta.
Dalam progran tersebut, Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia akan selalu siap untuk berkontribusi dalam menangani masalah kemanusiaan di dunia.
Baca Juga: SIG Catatkan Volume Penjualan 40,62 Juta Ton atau Naik 10 Persen pada 2023
“Hibah Vaksin Polio produksi Bio Farma ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia kepada rakyat Afghanistan."
"Insyaallah, manfaatnya akan banyak dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat Afghanistan yang memerlukannya. Indonesia menunjukan bahwa kita siap berkontribusi untuk masalah kemanusiaan.” tutur Retno.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pelepasan produk vaksin polio merupakan bentuk dukungan Indonesia sebagai negara sahabat kepada Afghanistan.
“Dalam rangka meneruskan mandat konstitusi sebagai negara yang Merdeka, Indonesia memiliki kewajiban untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia."
Artikel Terkait
Hadirkan Solusi Digital dari Hulu ke Hilir, Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF
Dukung Peningkatan Ekonomi, Biofarma, Kimia Farma, dan Indofarma Sukseskan Bazar UMKM untuk Indonesia
Erick Thohir Gandeng Biofarma Group untuk dorong Generasi Muda Kota Malang Pahami Literasi Digital
Biofarma Group Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama Dalam Penyediaan Produk Kesehatan