"Dibalik tantangan yang masih dihadapi di aspek Pembangunan dalam negeri, tidak menjadi halangan bagi Indonesia untuk tetap berkontribusi di kancah global."
"Semoga Indonesia terus mampu meneruskan upaya baik dalam membangun dunia yang lebih aman, damai, dan sejahtera.” papar Sri Mulyani.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki menyampaikan bahwa penyediaan vaksin bOPV kepada Masyarakat Afghanistan merupakan bentuk komitmen Bio Farma untuk mendukung kesehatan global.
“Penyediaan vaksin bOPV kepada masyarakat Afghanistan ini sebagai salah satu bentuk komitmen Bio Farma dalam meningkatkan akses vaksinasi di dunia."
"Kami merasa terhormat dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam menjalankan program Diplomasi Kesehatan, utamanya dalam membantu negara sahabat yang sedang membutuhkan."
"Kami harap vaksin produksi kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Afghanistan dan mengharumkan nama bangsa melalui penyaluran produk kami.” ungkap Sri Harsi.
Vaksin bOPV merupakan jenis vaksin yang paling umum digunakan dalam perjuangan memberantas polio.
Ada berbagai jenis OPV yang melindungi terhadap satu, kombinasi dua, atau ketiga serotipe polio yang berbeda – tipe 1, 2, dan/atau 3.
Baca Juga: Hari Raya Nyepi 2024, Jasa Marga Catat Lebih dari Seratus Ribu Kendaraan Mulai Kembali ke Jabotabek
Vaksin bOPV diberikan secara oral atau dari mulut. Vaksin bOPV Bio Farma memberi perlindungan terhadap Polio 1 dan 3.
Produk bOPV Bio Farma telah mendapat Sertifikat Prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO sejak 2010.
Artikel Terkait
Hadirkan Solusi Digital dari Hulu ke Hilir, Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF
Dukung Peningkatan Ekonomi, Biofarma, Kimia Farma, dan Indofarma Sukseskan Bazar UMKM untuk Indonesia
Erick Thohir Gandeng Biofarma Group untuk dorong Generasi Muda Kota Malang Pahami Literasi Digital
Biofarma Group Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama Dalam Penyediaan Produk Kesehatan