Hannover Messe 2024, Pertamina Tegaskan Target 25 Persen Pemimpin Perempuan di Sektor Energi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 24 April 2024 | 07:30 WIB
Hannover Messe 2024, Pertamina Tegaskan Target 25 Persen Pemimpin Perempuan di Sektor Energi. (DOK.PT Pertamina (Persero))
Hannover Messe 2024, Pertamina Tegaskan Target 25 Persen Pemimpin Perempuan di Sektor Energi. (DOK.PT Pertamina (Persero))

“Sekarang lebih dari 50 persen dari UKM kami (Pertamina) dimiliki perempuan. Kami memiliki program khusus untuk meningkatkan peran perempuan dalam Usaha Kecil Menengah."

Baca Juga: Pupuk Indonesia Bersama BUMN dari Brunei Darussalam Jalin Kerja Sama untuk Dukung Ketahanan Pangan Regional ASEAN

"Kami juga memiliki program magang yang mengalokasikan sebagian kuota untuk perempuan untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada mereka,”ujarnya.

Meski demikian, lanjut Nicke, Pertamina menyadari masih banyak hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan peran perempuan di sektor energi.

Hal itu harus dimulai dengan kesadaran dan pemahaman dari keluarga serta lingkungan yang memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk menjadi pemimpin yang baik.

Baca Juga: BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

“Saya sangat bangga sekarang di Pertamina Holding, dua direksinya adalah perempuan. Dan kami mendapat pengakuan bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga internasional,” tambahnya.

Sebagai pucuk pimpinan di Pertamina, Nicke terus meyakinkan dan meningkatkan kepercayaan diri pekerja perempuan bahwa mereka bisa menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dengan meningkatkan kapasitas diri dan mengubah cara pandang.

Dalam kesempatan tersebut, Nicke juga menguraikan berbagai isu penting untuk mendukung peningkatan peran perempuan di industri energi di Indonesia.

Baca Juga: Perum Perhutani Cari Anak Magang untuk Gabung E-Learning Creative Team di Kantor Madiun, Berikut Cara Daftarnya

Pertama adalah masih ada stereotip dan bias gender.

Ia ingin menyampaikan pesan yang kuat kepada semua wanita bahwa perempuan harus membuktikan diri bahwa kita kompeten, dan bahwa bias dan persepsi itu tidak lebih dari mitos.

Selain itu, menurut Nicke, kaum perempuan harus meningkatkan kemampuan dan membuktikan kepada orang lain bahwa kaum perempuan memiliki kompetensi untuk menjadi pemimpin global di industri energi.

Baca Juga: Tinjau Proyek Pembangunan Tol Bayung Lencir - Tempino Seksi 3, Menteri PUPR Apresiasi Kinerja Hutama Karya

Kedua adalah di sektor energi sangat bergantung pada pendidikan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Math).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini