Bawa Misi Keberlanjutan SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 9 Mei 2024 | 07:30 WIB
Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Lilik Unggul Raharjo membawa trofi penghargaan CSR dan PDB Awards 2024 kategori Gold di The Westin Jakarta, pada Selasa (7/5/2024). (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG))
Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Lilik Unggul Raharjo membawa trofi penghargaan CSR dan PDB Awards 2024 kategori Gold di The Westin Jakarta, pada Selasa (7/5/2024). (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG))

Budi daya melon merupakan inovasi sosial SBI Pabrik Tuban yang dilakukan oleh kelompok tani binaan, Mliwang Metu Banyune, di lahan milik SBI dan desa setempat seluas 7.000 m2 di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Baca Juga: Tingkatkan Koordinasi dan Sinergitas, Pertamina dan Polri Tandatangani Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional

Program ini dimulai pada awal Agustus 2023 dengan penanaman 3.500 bibit melon menggunakan sistem lanjaran atau ajir bambu, di mana ajir dipasang untuk merambatkan tanaman dari bibit melon, sehingga saat berbuah melon akan menggantung.

Dengan begitu, melon lebih terjamin kebersihannya karena tidak tergeletak di tanah yang berpotensi menyebabkan jamur.

Budi daya melon ini sendiri mengandalkan air dari danau buatan sebagai sumber pengairan. Dengan luas area sekitar 46.000 m2 dan kedalaman rata-rata 3 m, danau buatan yang dikelola oleh Perusahaan bersama masyarakat sekitar itu memiliki kapasitas sekitar 138.000 m3 dan biasa dimanfaatkan untuk pertanian, perikanan, dan penyiraman jalan.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan Tren, Ini Gerai I’m Donut? dari Tokyo, Jepang, yang Sedang Viral Sampai ke Jakarta

Hingga saat ini telah dilakukan dua kali panen, yaitu pada November 2023 dan Maret 2024.

Pada panen pertama November 2023 lalu, tingkat keberhasilan budi daya melon berada di angka 70 sampai 75 persen dengan menghasilkan kurang lebih 8.000 buah melon siap konsumsi.

Keberhasilan yang diraih mendorong SBI Pabrik Tuban untuk mereplikasi program ini di desa lain ke depannya.

Baca Juga: Sambut Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, KAI Operasikan 7 KA Tambahan

Sementara program Bank Sampah yang telah dimulai sejak 2016 mengajak masyarakat untuk menabung sampah dengan banyak keuntungan yang bisa didapat.

Melalui kerja sama dengan Pegadaian dan BPJS, masyarakat yang menabung sampah bisa mendapat emas dan membayar iuran BPJS, sehingga memberikan nilai tambah bagi banyak pihak.

Adapun BARUWANI RANAJAYA merupakan program pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat (komunitas) untuk mendukung inisiatif Perusahaan dalam penggunaan bahan bakar alternatif dalam produksi semen, serta mengatasi persoalan yang ditimbulkan oleh sampah.

Baca Juga: Pusri Tandatangani MoU dengan Provinsi Lampung Pengoptimalan Penyaluran Pupuk kepada Petani

Program yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular ini bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah dan mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini