Program BARUWANI RANAJAYA dimulai pada 2019 dengan memberikan pendampingan kegiatan pilah dan olah sampah di Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara.
Kemudian pada periode 2020-2022, program pendampingan diperluas (direplikasi) ke 14 lokasi di 5 kecamatan.
Hingga saat ini tercatat terdapat 26 komunitas yang mendapat pendampingan, meliputi pelatihan dan bantuan fasilitas pilah dan olah sampah, seperti fasilitas rumah pilah, timbangan, mesin jahit, mesin extruder, mesin pencacah, gerobak sampah, dan lain-lain.
Produk hasil pengolahan sampah yang dibuat oleh komunitas Baruwani pun beragam, antara lain paving block, wayang, pupuk kompos, sandal, produk kantong ecoprint dan mebel runtik atau perabot rumah tangga dari olahan sampah plastik.
Ke depannya, program BARUWANI RANAJAYA akan dikembangkan ke arah ketahanan pangan dari kompos, di mana setiap keluarga didorong untuk menanam sayuran dengan memanfaatkan lahan di rumah masing-masing.
“Inovasi sosial SBI Pabrik Tuban dan Cilacap sejalan dengan semangat keberlanjutan SIG dan turut berkontribusi dalam pencapaian target keberlanjutan SIG yang telah ditetapkan dalam Sustainability Road Map 2030,” tutup Vita Mahreyni.***
Artikel Terkait
Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif Menjadi 559 Ribu Ton
Isu Perubahan Iklim Ramai Dibahas, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif Menjadi 559 Ribu Ton
Sebanyak 8 UKM Binaan SIG Sukses Gantikan Sparepart Impor di Pabrik Semen, Salah Satunya Kawani
Kuartal I Tahun 2024, SIG Catatkan Laba Sebesar Rp472 Miliar di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik
RUPST Tahun 2024, SIG Putuskan Pembagian Dividen Senilai Rp572 Miliar