Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak perusahaannya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), mengadakan acara seremonial untuk menyalurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah operasional Jalan Tol Jogja-Solo pada Kamis (01/08).
Acara ini melibatkan penyerahan bantuan berupa sekitar 2.000 liter pupuk cair yang akan digunakan selama satu tahun, mencakup empat kali masa tanam.
Selain itu, diserahkan juga 200 kg biodekomposer, empat mesin pencacah limbah pertanian, dan satu unit drone untuk aplikasi pupuk.
Baca Juga: Hanya Bermodalkan Rp2.000 Puas Berjalan-jalan di Pantai Marunda, Jakarta Utara
Bantuan ini ditujukan untuk mempermudah pemberian pupuk secara efektif dan efisien serta mendukung pemanfaatan sampah sisa hasil panen sebagai pupuk organik.
Program ini bertujuan untuk mendorong modernisasi pertanian di Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Dengan inisiatif ini, Jasa Marga berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Baca Juga: Jasa Marga Sabet Penghargaan Ajang Indonesia Most Acclaimed Companies Award 2024
Turut hadir dalam acara ini yakni Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya A.B., Direktur Utama PT JMJ Rudy Hardiansyah.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen AJ Dwi Winarsa, Direktur Teknik PT JMJ Pristi Wahyono, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana.
Kemudian Assistant Vice President Pengelolaan Shared Value PT Pupuk Indonesia Yasser Arafat, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali Retna Nawangtari dan Sie Pemerintahan Kecamatan Banyudono Edi Purnomo, serta Kepala Desa dan para warga Desa Kuwiran.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertamax Tidak Berubah
Dalam sambutannya, Direktur Human Capital & Transformasi Bagus Cahya A.B. menyampaikan bahwa program Modernisasi Pertanian ini merupakan inisiatif Jasa Marga dan PT JMJ yang berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam hal penyediaan pupuk organik cair, bio dekomposer dan sosialisasi terkait modernisasi pertanian.
Program TJSL ini sesuai dengan pilar sosial Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2 (tanpa kelaparan) yang bertujuan menjamin sistem produksi pangan yang berkelanjutan dan menerapkan praktek pertanian tangguh yang meningkatkan produksi dan produktivitas.
Artikel Terkait
Jasa Marga Gelar Executive Risk Summit 2024 Untuk Dorong Implementasi Manajemen Risiko yang Komprehensif dan Efektif
Jasa Marga Menang Predikat Emas untuk Kategori Pilar Sosial di TJSL & CSR Award 2024
Tingkatkan Komitmen Keberlanjutan Lingkungan, Jasa Marga Raih Penghargaan di Indonesia's Top Green Leaders Award 2024
Jasa Marga Konsisten Tumbuh dengan Laba Bersih Rp2,35 Triliun di Semester I Tahun 2024
Jasa Marga Sabet Penghargaan Ajang Indonesia Most Acclaimed Companies Award 2024