"Program TJSL ini untuk menjawab kebutuhan kelompok tani di sekitar area konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo dalam mendapatkan kebutuhan pupuk cair untuk pertanian."
Baca Juga: Camping Mewah di Tawangmangu, Berikut Rekomendasi 5 Glamping Paling Recomended
"Kami berharap melalui sosialisasi dan peningkatan wawasan kepada kelompok petani terkait modernisasi pertanian dan pengolahan sisa hasil limbah pertanian menjadi pupuk organik, dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian di Desa Kuwiran," ujar Bagus.
Bagus juga menyampaikan, program TJSL ini berbasis Creating Shared Value (CSV) difokuskan di jalan tol yang sedang dalam tahap konstruksi.
Program ini juga merupakan bagian dari tahap awal Perusahaan dalam memperkenalkan adanya jalan tol baru kepada masyarakat dan memahami kebutuhan masyarakat terdampak lokasi proyek konstruksi yang setiap daerahnya memiliki permasalahan dan kebutuhan sosial yang berbeda-beda.
Baca Juga: Undi-Undi Hepi Telkomsel Periode Agustus 2024 Sudah Dimulai, Hadiah Utama Mobil Honda WRV
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PT JMJ Rudy Hardiansyah mengatakan bahwa PT JMJ akan terus berkomitmen untuk mendukung inisiatif-inisiatif serupa di masa depan dan berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar koridor Jalan Tol Jogja-Solo.
"Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan sekitar koridor Jalan Tol Jogja-Solo dan mendukung pembangunan berkelanjutan," kata Rudy.
"Nantinya kami harap dengan adanya Jalan Tol Jogja-Solo dapat membantu meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas di pulau Jawa."
Baca Juga: Tips Snorkeling untuk Pemula, Nikmati Keindahan Bawah Laut dengan Aman dan Menyenangkan
"Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Perusahaan dan masyarakat sekitar," ucap Rudy.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Retna Nawangtari, menyampaikan terima kasih kepada Jasa Marga, PT JMJ, dan PT Pupuk Indonesia atas perhatian dan dukungan kepada pertanian di Desa Kuwiran.
"Mewakili segenap warga maupun kelompok tani Desa Kuwiran, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang membantu jalannya program TJSL terkait modernisasi pertanian ini."
Artikel Terkait
Jasa Marga Gelar Executive Risk Summit 2024 Untuk Dorong Implementasi Manajemen Risiko yang Komprehensif dan Efektif
Jasa Marga Menang Predikat Emas untuk Kategori Pilar Sosial di TJSL & CSR Award 2024
Tingkatkan Komitmen Keberlanjutan Lingkungan, Jasa Marga Raih Penghargaan di Indonesia's Top Green Leaders Award 2024
Jasa Marga Konsisten Tumbuh dengan Laba Bersih Rp2,35 Triliun di Semester I Tahun 2024
Jasa Marga Sabet Penghargaan Ajang Indonesia Most Acclaimed Companies Award 2024