Komersialisasi hydrogen, pengembangan biorefinery, penerapan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon hingga pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.
“Pertamina akan berkolaborasi dengan perusahaan nasional dan global untuk mendukung dekarbonisasi dan transisi energi di Indonesia sekaligus menciptakan bisnis baru yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, sinergi Pertamina dengan berbagai perusahaan Jepang ini menunjukkan komitmen untuk mendorong tercapainya target NZE Pemerintah Indonesia, dengan lebih cepat.
Baca Juga: Dukung Inklusi Keuangan di Generasi Muda, Bank Mandiri Genjot Program “Satu Rekening Satu Pelajar”
"Pertamina memiliki berbagai program energi hijau dan dekarbonisasi. Dengan adanya kerjasama, cita-cita dalam pengembangan energi hijau dan dekarbonisasi akan berjalan lebih cepat dan lebih efektif untuk memperoleh target NZE," tambah Fadjar.***
Artikel Terkait
Dukung Transisi Energi, Subholding Upstream Pertamina Pasok Kebutuhan Gas Nasional 53.228 MMSCF
Elnusa Perkuat Kemitraan dengan Universitas Pertamina untuk Tingkatkan Kompetensi SDM
IFRA 2024: Pertamina Patra Niaga Kenalkan Pola Kemitraan Bisnis Non-BBM di SPBU
79 Meter Bendera Merah Putih Dibentangkan saat Pertamina Patra Niaga Bersihkan Sungai Ciliwung
Kawal Spirit HUT-RI, Kilang Pertamina Internasional Luncurkan Inisiatif Stratejik Setara 321 Juta USD