Jadikan Semen Hijau Sebagai “Game Changer”, SIG Ciptakan Peluang Pertumbuhan Melalui Produk Ramah Lingkungan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 07:40 WIB
Fasilitas solar panel di SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur, sebagai upaya peningkatan operational excellence dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mencapai target dekarbonisasi. (Dok. SIG)
Fasilitas solar panel di SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur, sebagai upaya peningkatan operational excellence dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mencapai target dekarbonisasi. (Dok. SIG)

Selain peluang pertumbuhan di pasar domestik, SIG juga menyasar peningkatan ekspor melalui proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi semen tipe khusus di Tuban, Jawa Timur, yang direncanakan akan operasional pada tahun 2025.

Proyek yang merupakan salah satu realisasi kerja sama strategis SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ekspor sebesar minimum 500 ribu ton per tahun di pasar Amerika Serikat.

Baca Juga: SIG Pertahankan Kinerja Positif Semester I/2024, Ciptakan Peluang Pertumbuhan dari Semen Hijau dan Solusi Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Keuangan & Manajemen Portofolio SIG, Andriano Hosny Panangian mengatakan, SIG terus berupaya mencapai peningkatan operational excellence dengan mendorong optimalisasi kegiatan distribusi, efisiensi indeks konsumsi batu bara, peningkatan pemanfaatan energi alternatif, serta efisiensi biaya operasi dan biaya keuangan untuk mengoptimalkan profitabilitas.

Hingga semester I tahun 2024, SIG berhasil mempertahankan capaian kinerja profitabilitas yang positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp16,41 triliun dan laba periode berjalan senilai Rp503,49 miliar.

SIG juga mampu menjaga ketahanan keuangan dengan mencatatkan arus kas dari operasi yang positif, sehingga mampu menurunkan saldo hutang dan mempertahankan rasio solvabilitas yang sehat.

Baca Juga: Hubungkan Jambi-Lampung, SIG Pasok Beton untuk Tol Pertama di Jambi

Hal ini dinilai sebagai kemampuan kuat dan unggul (superior) untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang, sehingga SIG mendapatkan kenaikan peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menjadi idAAA Stabil dari sebelumnya idAA+ Positif.

”Kondisi keuangan yang sehat tercermin dari kenaikan peringkat SIG menjadi idAAA dengan outlook stabil yang merupakan peringkat tertinggi dari Pefindo, serta masuknya SIG dalam daftar konstituen Index Pefindo i-Grade,” kata Andriano Hosny Panangian.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini