"Terakhir, regulasi dan dukungan pemerintah membantu kami terus optimal dalam menjaga rantai pasokan energi di seluruh Indonesia,” imbuh Yoki.
Baca Juga: Rayakan 55 Tahun, PTK Perkuat Langkah Go Global dan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
Dalam forum tersebut, sistem logistik yang andal disebut sebagai salah satu faktor terpenting dalam rantai perdagangan dan ekonomi dunia.
PIS, yang memiliki visi sebagai salah satu pemain utama industri logistik maritim global, berhasil menunjukkan kinerja yang prima untuk ikut menjaga ketahanan energi nasional.
Pada forum tersebut, Sekretaris Jenderal United Nations Trade and Development (UNCTAD) Rebeca Grynspan membuka sesi dengan menyampaikan pentingnya jaringan logistik yang andal di dunia yang semakin terhubung seperti saat ini.
Baca Juga: 10 Ucapan Bahasa Inggris untuk Rayakan Hari Maulid Nabi Muhammad 1446H/2024
Beragam kejadian besar dunia seperti pandemi Covid-19, konflik geopolitik, dan bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim, merupakan tantangan-tantangan yang harus dijawab oleh seluruh pemimpin dunia dan industri terkait.
Studi oleh UNCTAD menemukan negara-negara berkembang dengan bentang geografi kepulauan paling menderita akibat tantangan tersebut dengan rata-rata biaya logistik lebih tinggi 32 - 35% dari median global.
Kenaikan biaya logistik maritim mengakibatkan inflasi di negara berkembang 5 kali lebih besar di kelompok negara tersebut.
Baca Juga: 24 September 2024, Rute KM Dobonsolo Dideviasi untuk Dukung Acara Keagamaan Sehingga Melewati Biak
“Berdasarkan penelitian kami, biaya logistik maritim mengakibatkan inflasi 5x lebih tinggi di negara-negara berkembang. Indonesia paham betul mengenai ini. Dengan lebih dari 18.000 pulau, banyak penduduk di kepulauan ini merasakan konsekuensi dari mahalnya harga barang-barang kebutuhan harian mereka.
"Kenyataan ini menekankan seberapa gentingnya kita untuk meningkatkan ketahanan, inklusivitas, dan keberlanjutan rantai pasokan kita di dunia,” terang Grynspan saat membuka forum ini.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan sebagai BUMN, Pertamina akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan energi yang cukup di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Brantas Abipraya Rampungkan Sumbu Kebangsaan: Ikon Hijau Ibu Kota Nusantara
"Ketahanan energi nasional yang terjangkau di seluruh Indonesia menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Fadjar.
Artikel Terkait
Pertamina International Shipping Beberkan Strategi Dekarbonisasi Blue Economy di COP28 Dubai
Laba Tahun 2023 Pertamina International Shipping Melonjak ke US$ 330 Juta
Begini Cara Pertamina International Shipping Dorong Dekarbonisasi, Tekan Emisi 25,4 Ribu Ton
Pertamina International Shipping Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Kini Jadi Top Tier Pengangkut LPG di Asia Tenggara
Lowongan Magang BUMN PT Pertamina International Shipping Posisi Crude & Dirty Petroleum Tanker, Simak Informasinya!