Inovasi Teknologi Preci-Rice Dongkrak Produktivitas Padi di Subang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 14:30 WIB
Optimalisasi produktivitas padi di Subang meningkat 8,54% berkat teknologi Preci-Rice dari PT Pupuk Indonesia, dukung Program Makmur dengan pemupukan presisi. (Dok. PT Pupuk Indonesia)
Optimalisasi produktivitas padi di Subang meningkat 8,54% berkat teknologi Preci-Rice dari PT Pupuk Indonesia, dukung Program Makmur dengan pemupukan presisi. (Dok. PT Pupuk Indonesia)

Hingga periode Januari hingga September 2024, realisasi luas lahan yang tergabung dalam program ini mencapai 368.324 hektar atau 136 persen dari target tahun 2024.

Yaitu 350.000 hektar. Selain itu, program ini telah mencakup 145.928 petani binaan di berbagai daerah.

Baca Juga: Wisata ke Kota-kota Kecil yang Dilalui Jalur Kereta di Pulau Jawa, Pesona Alam dan Kulinernya Tidak Kalah dari Kota Besar

Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, turut hadir dalam panen tersebut.

Ia menyampaikan bahwa tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian saat ini adalah degradasi tanah dan penurunan produktivitas.

Teknologi dan pendampingan yang diberikan oleh Pupuk Indonesia, menurutnya, menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan tersebut.

Baca Juga: Loker BUMN Terbaru dari PT SUCOFINDO, Tersedia Posisi Asset Officer 2, Deadline Pendaftaran 28 Oktober 2024

"Pemupukan berimbang dengan memperhatikan kualitas tanah ini penting dilakukan, karena banyak di daerah-daerah di Indonesia yang kebablasan menggunakan pupuk."

"Di tempat lain ada yang menggunakan 800 kg/Ha padahal kebutuhannya hanya 175 kg/Ha."

"Ada yang salah dalam penyampaian informasi, terima kasih sekali teman-teman Pupuk Indonesia yang telah menyiapkan teknologi untuk pemupukan presisi,” pungkas Jekvy Hendra.

Baca Juga: DAMRI Buka Titik Keberangkatan Baru untuk Rute Jakarta-Lampung, Kini Bisa Berangkat dari Ciputat dan Pulo Gebang

Ia menekankan pentingnya penerapan teknologi dalam meningkatkan akurasi pemupukan di lapangan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini