Kehadiran teknologi dan dukungan dari berbagai pihak membuka peluang bagi petani untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Teknologi PreciX yang dikembangkan Pupuk Indonesia mampu mendeteksi kandungan hara N, P, dan K pada tanaman padi.
Baca Juga: 4 Restoran Belanda di Jakarta, Mengenang Makanan Oma-Opa Dulu di Masa Hindia Belanda
Melalui penggunaan drone, PreciX memberikan rekomendasi pemupukan secara cepat dan akurat, serta mendukung layanan Mobil Uji Tanah (MUT) yang membantu pengukuran kandungan hara pada tanah.
Dengan ini, PreciX membantu menilai kebutuhan hara pada tanaman, sementara MUT membantu mendeteksi kandungan hara dalam tanah.
Di Sukamandi, penerapan teknologi ini memungkinkan pemetaan lahan seluas 592 hektare dengan rekomendasi pemupukan optimal: NPK sebanyak 373 kg, Urea 189,61 kg, dan KCl 64,53 kg per hektare.
Baca Juga: Dukung Atlet Nasional, Pupuk Indonesia Kembali Gelar Kejurnas Angkat Besi Junior 2024
Sebagai perbandingan, metode lama petani menggunakan 300 kg NPK, 200 kg Urea, dan 100 kg KCl.
Pengembangan teknologi pertanian presisi ini didorong oleh Kementerian BUMN RI, yang mengarahkan kolaborasi antara unit riset pada klaster pangan dan pupuk, membentuk Indonesia Food and Fertilizer Research Institute (IFFRI).
Anggotanya termasuk IFRI Pupuk Indonesia, RNI Food Research Institute (RFRI), dan Bulog Food Research Institute (BFRI).
Baca Juga: Inovasi PLN Indonesia Power dalam Menekan Emisi Diakui di Asian Power Awards 2024
Selama 2024, Pupuk Indonesia beserta anggota holding-nya melakukan riset pertanian presisi di 46 titik demplot di berbagai provinsi, mencakup komoditas seperti padi, kelapa sawit, tebu, dan jagung.
Dari keseluruhan riset, seluas 8.265 hektare lahan telah digunakan untuk demplot pertanian presisi.
Sementara pemetaan telah dilakukan di lahan seluas 252.647 hektare dengan peningkatan produktivitas sekitar 13,5 persen.
Baca Juga: Atas Kontribusinya Bagi Negara, BNI Berada di Peringkat 6 BUMN Penyumbang Pajak Terbesar 2023
Artikel Terkait
Usulan Singkong Jadi Komoditas Penerima Subsidi, Pupuk Indonesia Berikan Respons Positif
Kesempatan Kerja di BUMN, Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang di Jakarta, Simak Posisi dan Kualifikasinya
Didampingi Karyawan Berpengalaman, Pupuk Indonesia Niaga Siap Dukung Program MAGENTA
PT Pupuk Indonesia Terapkan Teknologi Preci-Rice untuk Tingkatkan Produktivitas Padi di Subang
Dukung Atlet Nasional, Pupuk Indonesia Kembali Gelar Kejurnas Angkat Besi Junior 2024