SIG Dorong Peningkatan Ekonomi Pedesaan, Bantu Pengembangan Usaha Mikro dan Infrastruktur Pertanian di Kabupaten Gresik dan Lamongan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 26 Oktober 2024 | 10:20 WIB
Penyerahan bantuan TJSL SIG di Desa Rejosari, Kecamatan  Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Jumat (18/10/2024). (Dok. SIG)
Penyerahan bantuan TJSL SIG di Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Jumat (18/10/2024). (Dok. SIG)

"Selain meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, kami juga mendukung pengembangan usaha mikro untuk memperkuat perekonomian lokal.

Baca Juga: SIG Raih Penghargaan atas Inovasi Teknologi Industry 4.0 dari Kementerian Perindustrian pada 2024

"Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan pertanian sangat penting bagi kelancaran distribusi hasil panen dan mendorong produktivitas petani, serta revitalisasi fasilitas pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik,” ujar Vita Mahreyni.

Penerima bantuan di Desa Keyongan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Syaikhu yang merupakan Ketua Yayasan Miftahul Huda, menuturkan rasa terima kasih atas bantuan sebanyak 25 gerobak bakso yang diberikan SIG.

Pihaknya mengaku, banyak keluhan dari pelaku usaha kecil di sana.

Baca Juga: Kementerian ESDM Ganjar 16 Penghargaan untuk SIG dalam Ajang Good Mining Practice 2024

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan gerobak bakso dari SIG.

"Bantuan ini benar-benar membantu pedagang-pedagang kecil di Desa Keyongan yang sebelumnya kesulitan dengan fasilitas untuk jualan seperti gerobak, meja, yang mayoritas sudah rusak dan menggunakan sarana seadanya,” ujar Syaikhu.

Sebagai warga Desa Keyongan, pihaknya juga sangat mengapresiasi pembangunan jalan usaha tani sepanjang 300 meter dan lebar 2 meter yang memudahkan akses bagi para petani.

Baca Juga: Komitmen Produksi Semen Hijau dan Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, SIG Perkuat Dekarbonisasi

“Sekarang, sepeda motor dan mobil kecil bisa melintas, membuat pengangkutan hasil panen jauh lebih mudah, jadi petani sudah tidak perlu memanggul gabah dari sawah,” tambahnya.

Sementara untuk pembangunan sumur bor, Syaikhu menilai bantuan ini sangat tepat.

“Sumur ini akan mengairi sekitar 14 hektare sawah padi, ini seperti memberikan harapan baru bagi para petani untuk mencegah gagal panen di musim kemarau, karena sebagian besar sawah di sini mengandalkan pengairan dari tadah hujan.

Baca Juga: SIG Sukses Masuk 10 Besar Perusahaan Terpercaya Dunia Berkat Transformasi “On-Track”

"Kami sangat bersyukur, SIG adalah yang pertama memberikan bantuan seperti ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini