Pertamina Dorong Pengembangan CCS/CCUS untuk Kurangi Emisi Karbon di Indonesia

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 16 November 2024 | 07:45 WIB
Pertamina pionir pengembangan CCS/CCUS di Indonesia untuk kurangi emisi karbon. Dukung target Net Zero Emission 2060 dengan strategi ESG yang kuat. (Dok. Pertamina)
Pertamina pionir pengembangan CCS/CCUS di Indonesia untuk kurangi emisi karbon. Dukung target Net Zero Emission 2060 dengan strategi ESG yang kuat. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) terus menjadi pelopor dalam pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) di Indonesia.

Langkah ini menjadi salah satu strategi utama perusahaan energi nasional tersebut dalam mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga ketahanan energi negara.

Menurut Muhammad Idris Sihite, Senior Advisor for Strategis Planning ESDM, pemerintah sepenuhnya mendukung langkah Pertamina melalui berbagai regulasi.

Baca Juga: Liburan ke Sumba, NTT: 5 Tempat Wisata Paling Recomended untuk Dikunjungi

"CCS menjadi support dalam operasional industri migas nasional. CCS menjadi jawaban bagi industri migas untuk terus menjaga operasional produksi sekaligus mengurangi emisi karbon," jelasnya dalam panel diskusi di COP 29 pada 15 November 2024.

Indonesia diketahui memiliki potensi CCS sebesar 577,62 gigaton, dengan 15 kajian teknologi CCS yang telah tersebar di berbagai cekungan migas nasional.

Sihite menegaskan bahwa kolaborasi dalam pendanaan dan teknologi sangat diperlukan untuk merealisasikan potensi besar ini.

Baca Juga: Dibuka Lagi Loker Account Officer dari BUMN PT MUM, Syarat Pendidikan Minimal SMA Sederajat

"Upaya ini mampu mengurangi emisi secara signifikan," tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Oki, SVP Research & Technology Innovation Pertamina, menyampaikan bahwa CCS dan CCUS menjadi bagian penting dari strategi Pertamina untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

"Oleh karena itu, CCS dan CCUS memegang peran penting dalam mencapai target net zero emission pada 2060 atau lebih cepat," ungkap Oki.

Baca Juga: PELNI Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa S1 Jurusan Matematika, Ada Benefit Sertifikat Resmi Kementerian BUMN

Saat ini, Pertamina tengah melakukan studi dengan potensi kapasitas penyimpanan karbon mencapai 7 gigaton CO2.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini