Lebih daripada itu untuk meningkatkan daya tarik Batik Marbling bagi konsumen.
Baca Juga: PHE WMO Lakukan Pemboran Eksplorasi Sumur di Perairan Madura
Mereka juga diajarkan cara merancang packaging produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan.
Lurah Bedilan, Rofik Udin Efendi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan PHE WMO kepada UMKM di wilayahnya.
“Melalui pelatihan digital marketing dan packaging produk ini menjadi wadah bagi UMKM untuk belajar dan bisa menerapkan langsung di kegiatan sehari-hari untuk mendorong geliat UMKM Bedilan, utamanya bagi UMKM Batik Marbling, UMKM Bedilan Sejahtera dan Paguyuban Pedagang Tradisional Radensantri,” kata Rofik.
Baca Juga: PHE ONWJ Lakukan First Cut Fabrikasi Anjungan OOA, Tanda Dimulainya Proyek Lapangan OO-OX
Peserta pelatihan berkesempatan mencari tahu lebih dalam terkait tantangan spesifik yang dihadapi pelaku UMKM melalui sesi konsultasi dengan narasumber.
Hal ini dimaksudkan agar pelaku UMKM dapat mendapatkan tips menyusun strategi pemasaran yang tepat dan efektif selanjutnya.
Program ini sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung kinerja keberlanjutan dalam kerangka ESG (Environmental, Social, Governance) dan mendukung agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Bersinergi untuk Pelestarian Lingkungan
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk batik marbling Kelurahan Bedilan di kancah yang lebih luas, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar melalui peningkatan keterampilan dan kualitas produk lokal.
Pada kesempatan ini pula PHE WMO juga menyerahan bantuan berbagai sarana dan prasarana penunjang kegiatan UMKM yang diharapkan dapat menjadikan upaya mereka menjadi maksimal.
“Kami berharap setelah pelatihan ini para pelaku UMKM dapat meningkatkan nilai jual produk mereka serta memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial.
Baca Juga: PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Jaga Alam Pesisir dengan Teknologi Tepat Guna
"Menjadikan sebuah kebahagiaan bagi kami turut berperan dalam pelestarian dan pengembangan batik nusantara, dan lebih dari itu masyarakat di sekitar kami menjadi makin berdaya dan berjaya,” ujar M. Basuki Rakhmad, Manajer WMO Field.***
Artikel Terkait
PHE WMO Lakukan Pemboran Eksplorasi Sumur di Perairan Madura
PHE WMO Raih Sertifikasi Green Building EDGE, Satu-satunya di Kabupaten Gresik
Sabet 6 Penghargaan ENSIA 2024, PEP Sukowati dan PHE WMO Genjot Inovasi Lingkungan dan Sosial
Solusi Hijau PHE WMO: Pertanian Holtikultura untuk Rehabilitasi Lahan Kritis di Bangkalan
PHE ONWJ Lakukan First Cut Fabrikasi Anjungan OOA, Tanda Dimulainya Proyek Lapangan OO-OX