Posko ini bertujuan untuk merespons cepat segala potensi gangguan kelistrikan yang mungkin terjadi selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
”Dengan pendekatan digitalisasi, PLN tidak hanya meningkatkan responsivitas dalam menangani gangguan tetapi juga menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah tingginya permintaan selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Darmawan.
Baca Juga: Langkah Strategis Transformasi, InJourney Hospitality Lakukan Share Swap Saham HIPro dengan WIKA
Lebih lanjut, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi di bidang teknologi digital dan sumber daya manusia sebagai pilar utama dalam mendukung transformasi sistem kelistrikan di Indonesia.
Dengan strategi ini, PLN optimistis dapat mewujudkan sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan target transisi energi nasional menuju bauran energi bersih yang lebih besar di masa depan.
"Melalui sinergi antara pemerintah, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan layanan listrik yang berkualitas dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," tutup Darmawan.***
Artikel Terkait
PLN Pastikan Infrastruktur SPKLU Siap Layani Pemudik EV Selama Nataru 2024
Kisah Fani, Srikandi PLN Penuh Penjaga Cahaya Perayaan Natal dan Tahun Baru yang Penuh Senyum
Menteri ESDM Apresiasi Kolaborasi PT PAL Indonesia dan PLN Hadirkan Pembangkit Listrik Apung di Maluku
Hari ke-7 Layani Nataru, Rekor Peningkatan Transaksi SPKLU PLN Tembus 400 Persen!
PLN Gandeng WWF Indonesia, Jadi Perusahaan Pertama di Tanah Air Adopsi Kerangka Kerja TNFD