Kabar BUMN - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Komitmen ini sukses menorehkan happy ending bagi para istri nelayan di Kecamatan Cilamaya Girang, Blanakan, Subang.
Dengan memanfaatkan ikan tengkek, mereka sukses mendatangkan berkah, omzet Rp1 miliar per tahun.
Baca Juga: Pohon untuk Anak Cucu, PHE ONWJ dan Warga Desa Cemara Kulon Bersatu Hijaukan Bumi
“Dulu, ikan tengkek tidak ada harganya. Bahkan, dianggap limbah oleh nelayan. Kalau dapat tengkek di laut, dijual murah,” kata Eka Mustika, pemilik UMKM Mustika Food.
Eka adalah satu dari 22 anggota KUW (Kelompok UMKM Wanita) Greenthink.
PHE ONWJ membina KUW Greenthink sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Baca Juga: EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Seluruh anggota KUW Greenthink merupakan istri-istri nelayan di Kecamatan Cilamaya Girang, Blanakan, Subang.
Ikan tengkek kurang diminati konsumen. Tengkek dihindari lantaran anatomi tubuhnya yang penuh duri.
Permintaan pasar terhadap ikan tengkek tidak sebesar jenis ikan lain seperti tenggiri, tongkol, kakap, dan bandeng. Alhasil harga jual tengkek rendah.
Baca Juga: PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
Mengolah ikan tengkek pun punya tantangan tersendiri, karena kulitnya yang keras.
Ikan ini memang bisa dibakar, seperti ikan etong atau ayam-ayam yang karakter kulitnya sama-sama keras.
Artikel Terkait
PHE ONWJ Lakukan First Cut Fabrikasi Anjungan OOA, Tanda Dimulainya Proyek Lapangan OO-OX
Sinergi Konservasi: PHE ONWJ Dukung Pelestarian Penyu Sisik di Pulau Rambut
PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Pohon untuk Anak Cucu, PHE ONWJ dan Warga Desa Cemara Kulon Bersatu Hijaukan Bumi