Keteladanan RA Kartini
Baca Juga: Di GHES 2025, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional Lewat Inovasi Strategis Menuju NZE 2060
Didominasi oleh kaum pria, bukan berarti kaum perempuan tidak mampu bersaing di industri hulu migas.
Nilai-nilai keteladanan dari Raden Ajeng (RA) Kartini sangat relevan dan inspiratif bagi perempuan masa kini.
Salah satunya dalam konteks semangat keberanian, daya juang untuk mendapatkan akses pendidikan, kesetaraan dan peran aktif di masyarakat.
Baca Juga: InJourney Dorong Implementasi ESG: Bukan Pilihan, Tapi Keharusan
Dengan semangat RA Kartini, perempuan Indonesia diharapkan dapat terus memberi warna dan kontribusi nyata dalam setiap sektor pembangunan, termasuk industri energi yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“Dunia migas membutuhkan perspektif perempuan untuk menjadi lebih adaptif dan berkelanjutan,” kata Eva Fadlila.
Ni Made Truly Pinanti Sastra meyakini salah satu pendorong perempuan Indonesia berkarya lebih tinggi karena adanya motivasi RA Kartini.
Baca Juga: PLN dan Kementerian Perhubungan Kolaborasi Kembangkan Hidrogen Hijau untuk Transportasi Laut
"Ini relevan dengan kehidupan perempuan masa kini untuk membangun personal branding yang juga akan membantu kinerja di dunia profesional," ujar perempuan milenial ini.
Hal senada diungkapkan Difa, bahwa ndustri hulu migas memang menantang, tapi juga penuh peluang untuk berkembang dan memberi dampak.
"Percayalah pada kemampuan diri, terus belajar, dan berkembang agar bisa memberikan kontribusi terbaik untuk mengoptimalkan kebutuhan energi negeri," ujarnya.***
Artikel Terkait
EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Pohon untuk Anak Cucu, PHE ONWJ dan Warga Desa Cemara Kulon Bersatu Hijaukan Bumi
Olah Limbah Jadi Berkah, Binaan PHE ONWJ Sukses Raih Omzet Rp1 Miliar
Sukses Terapkan HSSE, PHE ONWJ Raih Penghargaan Patra Adikriya Bhumi Utama
Sepanjang 2024, PHE ONWJ Sukses Bukukan 59 Juta Jam Kerja Selamat