Jejak Kartini Hulu Migas, Penjaga Energi Nusantara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 21 April 2025 | 09:00 WIB
Difa Kamila A
Difa Kamila A

Keteladanan RA Kartini

Baca Juga: Di GHES 2025, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional Lewat Inovasi Strategis Menuju NZE 2060

Didominasi oleh kaum pria, bukan berarti kaum perempuan tidak mampu bersaing di industri hulu migas.

Nilai-nilai keteladanan dari Raden Ajeng (RA) Kartini sangat relevan dan inspiratif bagi perempuan masa kini.

Salah satunya dalam konteks semangat keberanian, daya juang untuk mendapatkan akses pendidikan, kesetaraan dan peran aktif di masyarakat.

Baca Juga: InJourney Dorong Implementasi ESG: Bukan Pilihan, Tapi Keharusan

Dengan semangat RA Kartini, perempuan Indonesia diharapkan dapat terus memberi warna dan kontribusi nyata dalam setiap sektor pembangunan, termasuk industri energi yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Dunia migas membutuhkan perspektif perempuan untuk menjadi lebih adaptif dan berkelanjutan,” kata Eva Fadlila.

Ni Made Truly Pinanti Sastra meyakini salah satu pendorong perempuan Indonesia berkarya lebih tinggi karena adanya motivasi RA Kartini.

Baca Juga: PLN dan Kementerian Perhubungan Kolaborasi Kembangkan Hidrogen Hijau untuk Transportasi Laut

"Ini relevan dengan kehidupan perempuan masa kini untuk membangun personal branding yang juga akan membantu kinerja di dunia profesional," ujar perempuan milenial ini.

Hal senada diungkapkan Difa, bahwa ndustri hulu migas memang menantang, tapi juga penuh peluang untuk berkembang dan memberi dampak.

"Percayalah pada kemampuan diri, terus belajar, dan berkembang agar bisa memberikan kontribusi terbaik untuk mengoptimalkan kebutuhan energi negeri," ujarnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini