Waisak 2025: InJourney Perkuat Borobudur sebagai Destinasi Kultural dan Spiritual Inklusif

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Mei 2025 | 06:30 WIB
Candi Borobudur perkuat citra sebagai destinasi spiritual inklusif melalui Waisak 2025, hasil kolaborasi InJourney dan Walubi. (Dok. InJourney)
Candi Borobudur perkuat citra sebagai destinasi spiritual inklusif melalui Waisak 2025, hasil kolaborasi InJourney dan Walubi. (Dok. InJourney)

Kabar BUMN – Candi Borobudur kembali menjadi magnet utama dalam perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE/2025.

Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah dan negara berkumpul di situs warisan dunia tersebut untuk mengikuti seluruh rangkaian acara secara khidmat.

Suasana Borobudur pun semakin semarak berkat hadirnya festival lampion dan pertunjukan drone yang menggambarkan perjalanan hidup Sang Buddha, sehingga menarik perhatian masyarakat luas untuk ikut menyaksikan.

Baca Juga: Cek Kendaraanmu Sebelum Long Weekend, Biar Liburan Nggak Jadi Long Drama

Perayaan ini merupakan hasil kerja sama antara InJourney dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), serta didukung penuh oleh pemerintah pusat dan daerah.

“InJourney mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan serta partisipasi aktif masyarakat yang telah membantu kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Waisak 2569 BE/2025."

"Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap penyelenggaraan Waisak tahun ini semakin mengukuhkan Candi Borobudur sebagai destinasi pariwisata kultural spiritual yang tak hanya menjadi simbol dalam menjaga warisan budaya dunia."

Baca Juga: Ulang Tahun Telkomsel, Ada Rezeki untuk Pelanggan Setia Lewat Undian Spesial Mei 2025

"Lebih dari itu, melalui Waisak ini Candi Borobudur menjadi representasi untuk membuktikan bahwa pariwisata Indonesia mampu mengedepankan nilai-nilai toleransi, keharmonisan, dan kebhinekaan,” tutur Maya Watono, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.

Sebanyak 36 bhikkhu dari berbagai negara termasuk Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Amerika Serikat turut hadir dalam prosesi.

Mereka melakukan ritual Thudong, yaitu perjalanan spiritual sejauh 2.600 km yang dimulai dari Bangkok sejak 6 Februari 2025 dan tiba di Borobudur pada 10 Mei 2025.

Baca Juga: Tidak Boleh Sembarang, Membawa Bekal Makanan ke Luar Negeri Juga Ada Ketentuannya, Ini yang Aman

Perjalanan ini menjadi simbol ketekunan, kesabaran, serta ketabahan dalam menapaki jalan spiritual menuju perayaan Waisak.

Rangkaian prosesi Waisak 2025 dimulai dengan pengambilan Api Dharma dari Api Abadi Mrapen di Grobogan dan Air Suci dari Umbul Jumprit di Temanggung. Setelah itu, dilangsungkan kirab menuju Borobudur untuk melaksanakan puncak perayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini