Kolaborasi Strategis BioNet dan Bio Farma untuk Perluas Akses Vaksin TdaP di Asia Tenggara

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 29 Mei 2025 | 12:20 WIB
BioNet dan Bio Farma menandatangani MoU strategis untuk pengembangan vaksin TdaP di ASEAN, memperkuat akses kesehatan dan kesiapsiagaan pandemi. (Dok. Bio Farma)
BioNet dan Bio Farma menandatangani MoU strategis untuk pengembangan vaksin TdaP di ASEAN, memperkuat akses kesehatan dan kesiapsiagaan pandemi. (Dok. Bio Farma)

Vaksin TdaP yang dikembangkan dari kemitraan ini akan menggabungkan antigen Td dari Bio Farma dan aP dari BioNet.

Baca Juga: Keliling Singapura Tanpa Ribet dengan Tourist Pass Digital, Sudah Tersedia Online!

Vaksin ini dirancang untuk digunakan di seluruh kawasan Asia Tenggara, dengan proyeksi pasar mencapai 10–15 juta dosis per tahun dan nilai mencapai sekitar USD 200 juta.

Kolaborasi strategis ini juga diproyeksikan memperkuat kesiapsiagaan kawasan terhadap pandemi, membangun rantai pasok vaksin yang tangguh, dan meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan di Asia Tenggara.

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mewujudkan kemandirian bangsa dalam sektor ekonomi, pangan, dan energi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini