"Jadi, tidak hanya peralatan dan sistem yang kami perhatikan, personel SDM juga kita kejar untuk di-upgrade kompetensinya untuk menjaga kesinambungan pembinaan dan performa layanan,” tegasnya.
Direktur SDM dan Umum Didiet KS Radityo, menambahkan, saat ini AirNav Indonesia memiliki dua lokasi Simulator ATC yang akan dioptimalisasikan untuk kebutuhan peningkatan kompetensi personel ATC tersebut.
Pertama di Kantor Cabang JATSC Bandara Soekarno Hatta dan kedua di Kantor Cabang MATSC, Makassar.
Pelatihan melalui simulator ini akan menjadi prosedur pelatihan berkelanjutan dan terjadwal bagi seluruh personel ATC Airnav Indonesia ke depan.
Baca Juga: Harapan Baru untuk Suparjan: PT Timah Bangun Rumah Layak Huni di Bangka
”Kami telah secara khusus membentuk gugus tugas untuk pelaksanaan program ini. Mereka yang merancang exercise sesuai kebutuhan dan kondisi riil di lapangan dengan mengacu pada data traffic sehari-hari. Situasi yang digambarkan akan benar-benar tampak nyata.
"Sehingga melalui program ini, ke depan, kami akan jauh lebih mudah untuk menemu kenali apa saja yang harus kami lakukan dan benahi untuk semakin meningkatkan kompetensi para personel ATC,” pungkas Didiet.***
Artikel Terkait
AirNav Indonesia Buka Kesempatan Magang, Simak Lowongan yang Tersedia
AirNav Indonesia dan KPAI Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Kekerasan Seksual ke 1.000 Anak Boyolali
AirNav Indonesia Resmikan Sistem Surveilans Baru untuk Tingkatkan Layanan Navigasi Udara di Papua
AirNav Indonesia Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Navigasi Penerbangan Kawasan Asia Pasifik
AirNav Indonesia Salurkan Hewan Kurban Lewat Program "AirNav Berbagi", Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat