Komisi V DPR RI Dukung Percepatan Jalan Tol di Riau, Apresiasi Dampak Nyata bagi Masyarakat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 20 Juni 2025 | 08:00 WIB
Pembangunan infrastruktur jalan tol di Provinsi Riau oleh Hutama Karya mendapat dukungan penuh dari Komisi V DPR RI. (Dok. Hutama Karya)
Pembangunan infrastruktur jalan tol di Provinsi Riau oleh Hutama Karya mendapat dukungan penuh dari Komisi V DPR RI. (Dok. Hutama Karya)

Kabar BUMN - Pembangunan infrastruktur jalan tol di Provinsi Riau mendapat dukungan penuh dari Komisi V DPR RI.

Dalam kunjungan kerja reses yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V, Robert Rouw, bersama Syaiful Huda dan anggota lainnya di Rest Area KM 45 Tol Pekanbaru–Dumai, Kamis (19/6), Komisi V menyatakan apresiasinya terhadap operasional jalan tol yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Gubernur Riau Abdul Wahid, Staf Ahli Menteri PUPR Triono Junoasmono, Kepala BPJT Wilan Oktavian, Plt. Dirjen Perhubungan Darat Ahmad Yani, serta Direktur Human Capital dan Legal PT Hutama Karya Muhammad Fauzan.

Baca Juga: Masuk Fortune Southeast Asia 500, Hutama Karya Kian Kokoh sebagai BUMN Infrastruktur Terbaik

Robert Rouw menyebut bahwa kehadiran Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–Bangkinang telah membuka akses baru dan mempercepat mobilitas warga maupun logistik di wilayah Riau.

“Kami mengapresiasi tol yang telah beroperasi dan mendorong pertumbuhan kawasan industri serta logistik.

"Ini membuktikan pentingnya percepatan pembangunan ruas-ruas baru di Riau,” ujarnya.

Baca Juga: Tol Padang–Sicincin Disambut Antusias Warga, Hutama Karya Catat 139 Ribu Kendaraan Melintas dalam 18 Hari Pertama

Komisi V juga menyoroti urgensi percepatan pembangunan Jalan Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru, yang saat ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya dengan progres konstruksi telah mencapai 53,76%.

Robert menegaskan komitmen DPR RI untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tersebut.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam kesempatan yang sama, menekankan potensi besar provinsinya.

Baca Juga: Hutama Karya Raup Kontrak Rp603,8 Miliar untuk Proyek Jalan Strategis di Kawasan Inti IKN

Dengan lalu lintas laut (marine traffic) mencapai 120 ribu kapal per tahun, serta lokasi strategis Pulau Rangsang yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Riau juga menjadi pusat distribusi listrik bagi seluruh Pulau Sumatera.

“Provinsi Riau jika ditunjang dengan infrastruktur yang memadai, perkembangan wilayahnya akan sangat pesat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini