Tebus Pupuk Lebih Mudah! Petani Takalar Didorong Maksimalkan Subsidi dan Pahami Aturan Baru

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 27 Juni 2025 | 06:00 WIB
Pupuk Indonesia gelar rembuk tani di Takalar, ajak petani manfaatkan pupuk bersubsidi dan pahami aturan baru demi pertanian berkelanjutan. (Dok. Pupuk Indonesia)
Pupuk Indonesia gelar rembuk tani di Takalar, ajak petani manfaatkan pupuk bersubsidi dan pahami aturan baru demi pertanian berkelanjutan. (Dok. Pupuk Indonesia)

Baca Juga: Ada Diskon 50%, Tiket Kapal PELNI Kini Bisa Dibeli di Aplikasi MyTelkomsel

Ia menekankan bahwa tingkat serapan ini akan berpengaruh pada besaran alokasi pupuk yang akan diberikan Pemerintah di tahun berikutnya.

"Kegiatan rembuk tani ini menjadi upaya Pupuk Indonesia bersama stakeholder untuk akselerasi penyerapan pupuk bersubsidi di lapangan."

"Kegiatan serupa akan kami selenggarakan di kabupaten/kota lainnya. Kami akan terus berkomitmen mendampingi petani Indonesia Timur menuju pertanian yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan," ungkap Wisnu.

Baca Juga: Ruwatan Akbar 2025 Hadir Kembali di TMII, Terbuka untuk Umum

Dalam kesempatan ini, para petani berhasil menebus pupuk bersubsidi sebanyak 70,15 ton.

Rinciannya meliputi 28,98 ton Urea, 32,56 ton NPK Phonska, 8,39 ton Petroganik, dan 0,2 ton NPK Kakao.

Jumlah ini memperlihatkan tingginya antusiasme petani terhadap program penebusan pupuk yang melibatkan sinergi antara produsen, pemerintah daerah, dan distributor.

Baca Juga: DAMRI Luncurkan Fitur PINK ZONE, Solusi Nyaman dan Aman untuk Penumpang Perempuan!

Wisnu juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting dalam menyampaikan informasi mengenai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025.

Regulasi ini telah membawa sejumlah perubahan dalam tata kelola distribusi pupuk bersubsidi dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

Acara resmi dibuka oleh Bupati Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah untuk mewujudkan kemandirian pangan lewat distribusi pupuk yang tepat sasaran dan efisien.

Baca Juga: Musim Kepulangan Haji 2025, DAMRI Layani Debarkasi 50.000 Jemaah di 8 Kota Besar

“Pemerintah menargetkan petani untuk bisa panen tiga kali dalam setahun. Maka, pemenuhan pupuk menjadi sangat penting. Kita harus pastikan pupuk tersedia agar produktivitas tidak terganggu,” ujar Bupati singkat. ***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler