Hadir pula dalam acara tersebut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, yang menyatakan bahwa program ini mendukung dua poin dari Asta Cita.
Baca Juga: Krakatau Steel Gaet Danantara, Tunjukkan Optimisme Menyongsong 2025
Menurutnya, inisiatif ini berkontribusi dalam pembangunan desa yang merata dan penanggulangan kemiskinan serta membantu mewujudkan kedaulatan pangan.
"Kami siap bersinergi. Program ini pencanangannya di Banten, sejatinya ini adalah deklarasi yang bisa dilakukan di daerah-daerah lain di Indonesia, dan dimulai dari Kabupaten Tangerang," tandas Mendes PDTT.
Jamintel Reda Manthovani yang juga hadir di lokasi menegaskan bahwa pelaksanaan program di empat daerah ini merupakan tahap awal atau pilot project.
Ia menjelaskan bahwa ke depan, program ini akan diterapkan di berbagai desa di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan.
"Ini merupakan pencanangan, setelah itu kita akan bergeser ke provinsi lain. Berikutnya di Bangka Belitung, Jawa Barat, tergantung dari kesiapan daerah-daerah."
"Bagaimana kesiapan para aparat desa. Target di tahun 2025 ini seluruh Indonesia sudah mempunyai sistem yang sama," ujar Jamintel. ***
Artikel Terkait
Pupuk Indonesia dan Kementan Kelola Lahan Rampasan Kejaksaan untuk Dukung Swasembada Pangan
PT Pupuk Indonesia Niaga Buka Lowongan Magang BUMN Sebagai Staf SDM & Umum, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan dan Keterjangkauan Pupuk Bersubsidi Demi Wujudkan Swasembada Pangan
Lebih Tinggi dari Tahun Lalu, Pupuk Indonesia Menempati Peringkat 69 Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025
Pupuk Indonesia Pastikan Perubahan Tata Kelola Tak Ganggu Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Stok Nasional Capai 2 Juta Ton