Pasokan Pangan untuk Koperasi Desa Merah Putih Siap Jelang Peluncuran Resmi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 20 Juli 2025 | 14:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau kesiapan Koperasi Desa Merah Putih di Yogyakarta, Sabtu (19/7).  (Dok. ID FOOD)
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau kesiapan Koperasi Desa Merah Putih di Yogyakarta, Sabtu (19/7). (Dok. ID FOOD)

Kabar BUMN — Menjelang peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Holding BUMN Pangan ID FOOD memastikan bahwa distribusi produk pangan ke seluruh koperasi desa telah berjalan sesuai rencana.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat sistem pangan nasional yang berbasis pada koperasi desa, sekaligus menjamin kelancaran distribusi bagi masyarakat.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, menegaskan bahwa sejumlah produk penting seperti beras, gula konsumsi, minyak goreng, garam, tepung, benih, hingga daging sudah disiapkan dan didistribusikan.

Baca Juga: BNI Dukung UMKM Naik Kelas Melalui Program RISE To IPO

“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan KDMP dan mitra logistik untuk menjamin produk pangan tiba tepat waktu dan dalam kondisi terbaik. Ini adalah bagian dari komitmen ID FOOD mendukung ketahanan pangan dari desa,” ungkapnya di Jakarta pada Minggu (20/7).

Untuk mendukung kelancaran program KDMP, ID FOOD telah menyiapkan dukungan dari tahap produksi hingga distribusi.

“Dalam tahap awal, ID FOOD telah tap in di 107 Koperasi Desa dari 109 koperasi desa yang akan menjadi percontohan. Koperasi tersebut tersebar di seluruh provinsi. Kedepannya jumlah tersebut akan terus bertambah,” jelas Ghimoyo.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Akhir Pekan di Wonogiri, Cocok untuk Healing Tipis-tipis

Kehadiran ID FOOD mencakup seluruh proses, termasuk pengemasan dan distribusi produk ke titik-titik koperasi.

Seluruh produk pangan yang dikirim telah melalui proses pengawasan mutu yang ketat. Selain itu, ID FOOD juga telah menyiapkan fasilitas penyimpanan dingin seperti freezer dan chiller di beberapa lokasi KDMP.

Hal ini penting untuk menjaga kesegaran produk-produk seperti daging dan ikan yang membutuhkan rantai dingin.

Baca Juga: Jamkrindo Jamin 2,79 Juta UMKM, Serap 7,78 Juta Tenaga Kerja di Semester I-2025

“Kami ingin memastikan bahwa setiap produk pangan yang diterima oleh masyarakat desa melalui koperasi ini aman, bergizi, dan terjangkau,” lanjut Ghimoyo.

KDMP sendiri merupakan program berbasis pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan koperasi desa sebagai ujung tombak distribusi pangan dan penguatan ekonomi lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini