Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno mengungkapkan, pupuk ZA sangat dibutuhkan oleh para petani tebu, apalagi tebu rencananya akan ditanam secara masif di Jawa Timur.
Baca Juga: Festival Budaya Dieng 2025: Dua Hari Penuh Pesona Alam, Seni, dan Tradisi Sakral
Dikatakannya, akan ada penambahan penanaman tebu di lahan 100 ribu hektare di Jawa Timur. Sehingga dibutuhkan adanya ketersediaan pupuk ZA dalam rangka meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan swasembada gula nasional.
"Jawa Timur menjadi tumpuan untuk swasembada pangan, maupun swasembada gula. Sekitar 20 ribu hektare lahan tebu akan diambil oleh PTPN (PT Perkebunan Nusantara) karena PTPN punya lahan sendiri. Tetapi yang 70 ribu itu akan diberikan kepada petani dan swasta,” kata Heru.***
Artikel Terkait
Pupuk Indonesia Pastikan Perubahan Tata Kelola Tak Ganggu Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Stok Nasional Capai 2 Juta Ton
Dorong Swasembada Gula 2026, Pupuk Indonesia Gelar Panen Raya Tebu Bersama Wapres Gibran
Pupuk Indonesia dan Kementan Turun Langsung, Pastikan Pupuk Subsidi Cepat Sampai ke Petani Gowa
Pupuk Indonesia Gencarkan Program Tajumase di Manggarai, Lawan Stunting Lewat Hortikultura
Dorong Percepatan Penyaluran Pupuk Subsidi, Pupuk Indonesia Gandeng Pemkab Sidrap Gelar “Rembuk Tani dan Tebus Bersama”