Sementara itu, Stasiun Kota berukuran lebih besar dengan panjang 411 meter, lebar 21,1 meter, tiga lantai, dan kedalaman 23,45 meter.
Baca Juga: Hadir di Kampoeng Tempo Doeloe 2025, BRI Tawarkan Cashback dan Program Menarik di Sepanjang Festival
Untuk memastikan integrasi sistem berjalan lancar, teknologi perencanaan digital digunakan sehingga desain arsitektur tidak bertabrakan dengan sistem listrik, air, maupun ventilasi.
Hingga Juli 2025, proyek ini menyerap 879 pekerja dengan 97,3% tenaga kerja lokal. Selain itu, tim proyek juga melaksanakan program sosial seperti dukungan untuk panti asuhan dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan bersama masyarakat sekitar.
“Ketika beroperasi, lintasan Glodok–Kota diharapkan mengurangi kemacetan pada koridor wisata dan perdagangan padat, memperlancar arus pengunjung Kota Tua, serta menghubungkan titik-titik strategis Jakarta melalui jalur yang cepat dan teratur."
"Dengan pendekatan konstruksi yang presisi, desain yang berakar pada narasi heritage, dan integrasi antarmoda yang kuat, CP203 disiapkan menjadi simpul penting yang memudahkan pergerakan masyarakat sekaligus memperkaya pengalaman berkunjung ke kawasan bersejarah Kota Tua,” tutup Adjib Al Hakim. ***
Artikel Terkait
Hari Gajah Internasional: Hutama Karya Perkuat Perlindungan Pergerakan Gajah Sumatra di Sepanjang Jalan Tol Trans Sumatra
Hutama Karya Fasilitasi 792 UMKM di Rest Area Trans Sumatera untuk “UMKM Maju Berkelanjutan”
Hutama Karya Rampungkan Tol IKN Seksi 3A, Percepat Perjalanan Balikpapan–IKN Jadi Hanya Satu Jam
Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat 42 Proyek Infrastruktur Air di Momen 80 Tahun Kemerdekaan RI
80 Tahun Kemerdekaan RI, Hutama Karya Hadirkan 22 Rumah Sakit dan 12 Fasilitas Pendidikan