Pertamina Dorong Ekonomi Nelayan Dumai Lewat Green Laundry Berbasis Ramah Lingkungan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 1 September 2025 | 06:00 WIB
Pertamina melalui KPI Unit Dumai menginisiasi green laundry yang berbasis sabun ramah lingkungan untuk dorong ekonomi para nelayan. (Dok. Pertamina)
Pertamina melalui KPI Unit Dumai menginisiasi green laundry yang berbasis sabun ramah lingkungan untuk dorong ekonomi para nelayan. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Pertamina melalui Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai berkolaborasi dengan para nelayan setempat untuk menggerakkan perekonomian lokal dengan menghadirkan usaha binatu ramah lingkungan atau green laundry di sekitar Kota Dumai.

Disebut ramah lingkungan karena green laundry ini menggunakan sabun alami berbahan dasar rumput teki, yang diracik sendiri oleh kelompok nelayan di Dumai.

Sabun ramah lingkungan tersebut menjadi produk unggulan sekaligus ciri khas Green Laundry, menjadikannya berbeda dari jasa binatu lainnya di kota tersebut.

Baca Juga: Pertamina Drilling Berdayakan Putra Papua, 49 Peserta Lokal Kini Bersertifikat Migas

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, menjelaskan bahwa Green Laundry bukan sekadar usaha mencuci pakaian, melainkan simbol transformasi pola pikir masyarakat pesisir Dumai.

“Dari laut yang semakin terbatas, mereka menemukan jalan baru untuk tetap berdaya, mandiri, dan peduli lingkungan,” ujarnya.

Menurut Agustiawan, pendampingan dari Pertamina berhasil mendorong peningkatan signifikan pendapatan Green Laundry.

Baca Juga: Tanda-Tanda Dehidrasi Ringan yang Kerap Diremehkan, Dampaknya Berbahaya untuk Ginjal

“Kini penghasilan Green Laundry meningkat pesat hingga Rp8-9 juta per bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp200 ribu per orang per bulan dengan pendapatan kelompok sekitar Rp2 jutaan,” jelasnya.

Agustiawan menegaskan, keberhasilan Green Laundry menjadi bukti nyata efektivitas program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina dalam memberikan solusi jangka panjang.

Green Laundry ini membuktikan bahwa nelayan pesisir bisa beradaptasi dan mandiri melalui usaha baru.

Baca Juga: 4 Pilar AI Telkom: Percepat Digitalisasi, Dorong Daya Saing, dan Kuatkan Talenta Lokal

"PT KPI Unit Dumai berkomitmen mendampingi masyarakat dalam menemukan peluang ekonomi alternatif, sehingga mereka tetap berdaya meski tantangan di laut semakin besar,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong para nelayan Ngokang dalam mengelola usaha tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini