“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan kemauan belajar dan pendampingan yang tepat, usaha baru yang berkelanjutan bisa lahir dari kelompok masyarakat manapun,” lanjut Agustiawan.
Baca Juga: Jelang MotoGP 2025 di Mandalika, Semua Infrastruktur Dikebut Demi Standar Internasional
Salah satu pelaku usaha ini adalah Risman, warga Kelurahan Tanjung Palas yang sebelumnya menggantungkan hidup dari profesi nelayan ‘Ngokang’.
Nelayan Ngokang dikenal menjajakan makanan, buah, atau kebutuhan sehari-hari ke kapal-kapal besar yang berlabuh di perairan Dumai, masih dengan sistem barter.
Sebagai imbalannya, mereka biasanya mendapatkan barang bekas kapal seperti besi atau drum untuk dijual kembali.
Baca Juga: Agustus Hebat untuk INTI, Semikonduktor Kontribusi Terbesar Revenue
Risman, 40 tahun, mengaku kehadiran Green Laundry memberi harapan baru bagi dirinya dan rekan-rekannya.
“Kami awalnya mengajukan proposal usaha ternak lele, namun usaha ini dinilai kurang potensial.
"Kemudian kami mendapatkan masukan untuk mencoba sebuah terobosan usaha yang berbeda yaitu laundry yang kemudian dikembangkan menjadi laundry ramah lingkungan,” ungkapnya.
Baca Juga: Way Kambas Punya Sekolah Gajah, dan Kamu Bisa Jadi ‘Murid Tamu’-nya
Lewat program TJSL, Pertamina merangkul Risman untuk menjadi motor penggerak bisnis binatu ramah lingkungan bernama Bertuah Laundry.
Bersama sembilan nelayan Ngokang lainnya, ia mengelola Green Laundry di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.
Berbeda dari usaha laundry pada umumnya, Green Laundry dikelola sepenuhnya oleh para nelayan pria.
Baca Juga: Bank Mandiri dan Materai.ID Hadirkan Kemudahan Beli e-Meterai di Livin’
Mereka menjalankan seluruh proses, mulai dari mencuci, menjemur, melipat, hingga menyetrika pakaian secara bergotong royong dengan sistem kerja bergiliran.
Artikel Terkait
Pertamina Hulu Sanga Sanga Tingkatkan Kompetensi Lokal, Pelatihan Ekowisata Handil Terusan Resmi Digelar
Pertamina Hulu Indonesia Dorong Akselerasi Kompetensi Pekerja Migas, Program MAST3R Jadi Wadah Pengembangan
Pertamina Tampilkan Tari Topeng Indramayu, Viral dan Banjir Pujian di Osaka Expo 2025
Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Komunitas KALEB Kenalkan Bahasa Isyarat di Sekolah
Pertamina Drilling Berdayakan Putra Papua, 49 Peserta Lokal Kini Bersertifikat Migas