Di balik lembar baja yang menjadi pijakan, tertanam mimpi besar anak-anak yang ingin menjadi guru, para petani yang hasil panennya ingin didistribusikan lebih luas, hingga para pelaku usaha yang ingin memperluas jaringan pasarnya.
Baca Juga: Kuatnya Nilai Sejarah, Kepercayaan, dan Tradisi di Goa Selarong, Bantul
Jembatan gantung ini adalah panggung bagi masa depan yang lebih cerah, menjadi simbol bahwa tidak ada jarak yang terlalu jauh bagi bangsa yang bersatu dalam semangat gotong royong.
Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menjelaskan bahwa perusahaan terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.
Salah satu wujudnya adalah pembangunan jembatan gantung di Desa Cimandiri yang menggunakan material baja berkualitas dari Krakatau Steel Group sehingga aman dan kokoh.
Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA serta Chairman IISIA menegaskan, Krakatau Steel berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Melalui program ini, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga.***
Artikel Terkait
Keuntungan PT Krakatau Steel Terus Meningkat di Masa Pandemi
2 Posisi Masih Kosong! PT Krakatau Steel Buka Lowongan Magang sebagai Human Capital Development & Learning Center
Krakatau Steel di Persimpangan Strategis, Menyalakan Kembali Api Baja untuk 2025
Perkuat Pasar Eropa, Krakatau Steel Pecah Rekor Ekspor 54.247 Ton Baja CRC ke Spanyol
Dukung Program MBG, Krakatau Steel Produksi Food Tray Berbahan Minyak Nabati Sebanyak 1 Juta Unit per Bulan