Kapasitas PLTS ini akan ditingkatkan, ditargetkan menjadi 55,7 MWp.
Baca Juga: Desa dan Kota Kecil Terindah di Thailand dengan Panorama dan Budaya yang Berbeda dari Kota Lainnya
“Nantinya energi bersih akan menjadi tulang punggung dalam operasional Zona Rokan untuk mendukung target pengurangan emisi sekaligus swasembada energi nasional,” tandas Suadi.
Analyst II Governance Relation Pertamina NRE, Arif Mulizar mengatakan sebagai motor penggerak bisnis energi bersih di Pertamina Group, Pertamina NRE terus mengembangkan solar panel di seluruh wilayah operasional Pertamina Group.
“Selain Zona Rokan, Pertamina NRE telah membangun solar panel hampir di semua kilang milik Pertamina. Penggunaan energi terbarukan berbasis PLTS sangat cocok dengan musim di Indonesia,” ujar Arif.
Baca Juga: Air Terjun Tanggedu, Grand Canyon dari Sumba Timur yang Memanjakan Mata
Menurut Arif, penggunaan energi terbarukan membutuhkan investasi besar tetapi dengan dukungan insentif bisa mencapai nilai keekonomian.
“Pertamina NRE akan terus mengembangkan energi baru terbarukan dengan mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia seperti PLTS dan panas bumi,” tandas Arif.***
Artikel Terkait
Kapasitas Naik 14%, Investasi Pertamina NRE di Perusahaan Energi Filipina Berbuah Hasil
CEO Pertamina NRE Dorong Kolaborasi Lintas Negara untuk Percepat Transisi Energi Global
Perkuat Portofolio Pertamina NRE, PLTS Baseload Pertama Beroperasi di Filipina
Pertamina NRE Perkuat Transisi Energi dengan EBT dan Efisiensi Operasional
Pertamina NRE dan Singapore LNG Sepakat Kembangkan Bio-LNG Ramah Lingkungan