PLTS Zona Rokan, Proyek Energi Surya Terbesar Pertamina untuk Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:30 WIB
PLTS Zona Rokan hadir sebagai pembangkit surya terbesar yang mendorong efisiensi dan menekan emisi karbon.
PLTS Zona Rokan hadir sebagai pembangkit surya terbesar yang mendorong efisiensi dan menekan emisi karbon.

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) bersama Subholding dan Anak Perusahaan terus memperluas penerapan energi bersoj di berbagai lini operasi.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi karbon nasional.

Sebagai wujud nyata transisi energi, Pertamina melalui sinergi antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar di lingkungan Pertamina Group dengan total kapasitas mencapai 25,7 MWp.

Baca Juga: Ragam Makanan Murah yang Mudah Ditemukan di Jaringan 7-eleven di Bangkok

PLTS Zona Rokan sendiri berdiri di tiga titik utama, Rumbai, Duri, dan Dumai.

Menurut Koordinator PLTS Rokan, Suadi An’arih Sembiring, fasilitas ini mampu memproduksi listrik hijau sekitar 76 juta kWh setiap tahunnya.

Sebagai ilustrasi, pemakaian listrik di rumah besar rata-rata mencapai 10 ribu kWh per tahun.

Baca Juga: Peringati Hari Istimewa, PLN Indonesia Power Salurkan Bantuan Sosial Rp3,03 Miliar Ke 10.000 Penerima Manfaat

“PLTS Zona Rokan sebagai yang terbesar di Pertamina Group telah mendukung pengurangan emisi karbon mencapai 78.396 Ton CO2 per tahun. Jumlah ini setara dengan penanaman sekitar1 juta pohon,” ujar Suadi.

Suadi menambahkan, listrik bersih dari PLTS Zona Rokan digunakan untuk operasional kantor hingga penerangan kompleks perumahan karyawan.

Dengan demikian, semuanya memiliki tanggung jawab untuk sama-sama mendorong transisi energi bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Eksklusif di Langit Musik, Live Performance D’Masiv Japan Tour Bisa Ditonton Hingga Maret 2026

“PLTS Zona Rokan dikelola oleh Tim Operator yang memiliki kompetensi dan tersertifikasi sehingga menjamin keandalan pasokan secara berkelanjutan,” imbuh Suadi.

Ia menambahkan, penggunaan PLTS di Zona Rokan selain lebih bersih juga lebih efisien. Perkiraan penghematan di Zona Rokan dalam setahun mencapai Rp 50 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini