"Bagaimana caranya agar apa yang bisa kita lakukan hari ini agar perusahaan tetap lestari di masa depan,” ujarnya.
Baca Juga: Cicil Emas Kini Semudah Buka Aplikasi, Yuk Coba di Tring! by Pegadaian
Dalam festival tersebut, lima tim inovator Telkom Regional V menampilkan ide-ide kreatif yang dinilai dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung aksi nyata pelestarian lingkungan.
Tiga di antaranya berhasil meraih apresiasi dari dewan juri.
Juara pertama diraih oleh perwakilan Witel Sulbagsel dengan inovasi Clean Ocean IoT CLEOO.
Baca Juga: Kualitas WSBP Hadir di Proyek Gedung Ikonik Mandiri Financial Center PIK 2
Juara kedua disabet oleh tim Witel Sumalut lewat inovasi Oceancare Marijo Jaga Laut, sedangkan juara ketiga dimenangkan tim Witel Papua Barat dengan inovasi SASI (Sampah Sikat), sistem cerdas mitigasi banjir.
Dukungan terhadap inisiatif Telkom juga datang dari pemerintah daerah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, DR. Helmy Budiman, S.STP., M.M, mengapresiasi langkah Telkom dalam mendorong aksi keberlanjutan melalui GoZero% serta inovasi para karyawannya.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami menargetkan Makassar bebas sampah pada 2029.
"Angkanya memang besar, dari hampir seribu ton per hari menjadi nol yang dikirim ke TPA.
Baca Juga: Dari Sabang sampai Rote, Pertamina Terus Menyalakan Energi Negeri
"Tapi kalau pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha berjalan bersama, saya percaya ini bisa tercapai,” pungkas Helmy.
Artikel Terkait
Dukung Kemnaker, Telkom Siapkan Program Magang dan Uang Saku Bagi Lulusan Perguruan Tinggi
Telkom Luncurkan TELIS 2.0, Dorong Digitalisasi Tata Kelola Legal Berbasis AI
Telkom Bersama Kemnaker Siapkan Program Pemagangan bagi Talenta Muda
Telkom Akses Perkuat Sistem Kerja dengan Integrasi AI di Berbagai Lini Bisnis
Mengenal Cyberheroes 2025: Komitmen Telkom Perkuat Literasi dan Perlindungan Digital bagi Pelajar