Melalui program tersebut, masyarakat sekitar kawasan The Nusa Dua diharapkan dapat berkembang bersama dan menjadi mitra strategis dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga: Borobudur Land, Wisata Kekinian di Magelang yang Punya Permainan Seru untuk Segala Usia
ITDC berharap pelatihan ini dapat membawa dampak positif yang nyata, mulai dari meningkatnya profesionalisme pelaku usaha lokal, munculnya produk dan layanan yang lebih berdaya saing, hingga terbangunnya sinergi yang kuat antara pengelola kawasan dan masyarakat dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung.
“Kami yakin peningkatan kapasitas ini akan membawa manfaat nyata bagi para pedagang, mulai dari kemampuan mengelola usaha secara lebih mandiri hingga menata produk agar lebih menarik.
"Dengan keterampilan baru yang mereka miliki, para pedagang akan semakin percaya diri dalam melayani wisatawan dan mengembangkan usahanya ke arah yang lebih berkelanjutan,” tutup Dwiatmika.
Baca Juga: Nabung Emas Tanpa Ribet Lewat Tring! by Pegadaian, Caranya Mudah dan Praktis Langsung dari Genggaman
Dengan langkah ini, ITDC menegaskan komitmennya dalam menjadikan The Nusa Dua bukan hanya sebagai destinasi wisata premium, tetapi juga sebagai kawasan yang tumbuh bersama masyarakat lokal secara inklusif dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
ITDC Bersama Tenant Gelar Pelepasan Tukik di The Nusa Dua, Meriahkan Road to Nusa Dua Festival 2025
Gelar Doa Bersama, Pemkab Lombok Tengah dan ITDC Siap Sukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025
ITDC dan HICC Latih 60 UMKM Pedagang Pantai The Nusa Dua untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Wisata
ITDC Wujudkan Ekonomi Sirkuler di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Lewat Program “Integrated Food Surplus”
Road to Nusa Dua Festival 2025: ITDC Perkuat Ekosistem Pesisir dengan Penanaman 320 Mangrove