Program tersebut berhasil mendorong 78% partisipasi aktif masyarakat, mengubah pupuk kompos menjadi pakan maggot, serta menyalurkan limbah anorganik ke UMKM lokal sebagai bahan produk daur ulang.
“IIN adalah perjalanan perubahan merupakan tempat belajar, berkolaborasi, dan berdampak bagi sekitar. Jangan ragu untuk mencoba; inovasi besar selalu dimulai dari niat baik dan keberanian untuk bertindak,” pesan Hilda.
Baca Juga: Ragam Kuliner Oleh-oleh Medan, Khas Sekali dengan Ibu Kota Sumatra Utara Tersebut
Sesi IIN ini kemudian ditutup dengan tanya jawab ringan dan pembagian doorprize kepada peserta paling aktif.
Pendaftaran Innovillage 2025 resmi dibuka mulai 21 Oktober hingga 10 November 2025 melalui www.innovillage.id.
Adapun tahapan program Innovillage mencakup Registrasi Proposal, Seleksi Kompetisi, Pengumuman Pemenang, Implementasi Proyek, Monitoring & Evaluasi (Monev), Online Pitching, Awarding, dan Sustainability.
Dengan semangat “Drive Innovation, Create Impact, Build a Lasting Future”, Telkom berharap Innovillage 2025 menjadi katalisator lahirnya generasi muda kreatif, kolaboratif, dan berempati serta menjadi generasi yang tak hanya memahami teknologi, tetapi juga menjadikannya alat untuk membangun masa depan bangsa.***
Artikel Terkait
Dukung Kemnaker, Telkom Siapkan Program Magang dan Uang Saku Bagi Lulusan Perguruan Tinggi
Mengenal Cyberheroes 2025: Komitmen Telkom Perkuat Literasi dan Perlindungan Digital bagi Pelajar
Telkom Kembali Masuk Daftar World’s Best Employers 2025 Versi Forbes, Duduki Peringkat Teratas di Indonesia
AI Campus Telkom Hadir di Universitas Negeri Padang, Siapkan Talenta Digital Terbaik Menuju Indonesia Emas 2045
Telkom dan UNP Kolaborasi Kembangkan Talenta Digital Muda Lewat Program Digistar