PHE ONWJ Ubah Limbah Serabut Kelapa Jadi “Emas Cokelat”, Berdayakan Istri Nelayan di Indramayu

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 1 November 2025 | 16:30 WIB
PHE ONWJ meluncurkan program “Pemberdayaan Istri Nelayan Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Serabut Kelapa” di Indramayu. (Dok. PHE ONWJ)
PHE ONWJ meluncurkan program “Pemberdayaan Istri Nelayan Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Serabut Kelapa” di Indramayu. (Dok. PHE ONWJ)

“Konsep hebat dari PHE ONWJ ini harus kita maksimalkan sehingga warga kita bisa benar-benar diberdayakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Cara Mendeteksi Kanker Kelenjar Getah Bening Sejak Dini agar Penanganan Lebih Cepat

Dari sisi teknis, potensi program ini dinilai sangat besar.

Ketua Komite Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kandanghaur, Nanang Rianto, menjelaskan bahwa bahan baku serabut kelapa melimpah, berasal dari pabrik dan pengusaha kelapa di sekitar wilayah Kandanghaur.

“Tahap pertama, limbah serabut kelapa akan diolah menjadi coco rope.

Baca Juga: Pantai Logending, Gerbang Barat Kebumen yang Menyimpan Keindahan Tersembunyi

"Sesuai kapasitas mesin, kelompok ini mampu memproduksi 60 kilogram per hari, yang jika dikalkulasi dapat memberi pendapatan kotor sekitar Rp360.000 per hari,” jelas Nanang.

Pada tahap awal, program ini langsung menyerap lima tenaga kerja lokal dan mampu mengolah 4,5 ton bahan baku per bulan.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang, program ini menargetkan kemandirian nelayan.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Negara Bebas Visa yang Bisa Dikunjungi Warga Indonesia

“Jika produksi coco rope sudah stabil, tahap selanjutnya adalah mengolahnya menjadi coco mesh atau jaring yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan alat tangkap nelayan,” imbuhnya.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari tingkat provinsi.

Kepala UPTD PPHH Dinas Kehutanan Jawa Barat, Donny Djatmiko, menyatakan apresiasinya atas program berbasis pemberdayaan dan lingkungan tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Tanpa Batas, Pertamina Ajak Komunitas Otomotif Tukar Gagasan Soal Peningkatan Layanan

“Kami berharap program ini bisa terus berkembang, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga memberi dampak yang lebih luas ke arah pelestarian lingkungan,” ujar Donny.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini