Pertama di Lingkungan PTPN III, Makarti Jaya Raih Sertifikasi RSPO, Tonggak Baru Sawit Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 6 November 2025 | 10:45 WIB
Pertama di lingkungan PTPN III, Koperasi Produsen Makarti Jaya meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). (Dok. PTPN III)
Pertama di lingkungan PTPN III, Koperasi Produsen Makarti Jaya meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). (Dok. PTPN III)

Kabar BUMN - Hamparan sawit muda yang tumbuh subur mengelilingi perkampungan asri di barat Bumi Pertiwi menjadi pemandangan khas Desa Kumain, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Di desa ini, kebahagiaan tengah menyelimuti ratusan petani sawit yang kini memetik hasil dari kerja keras dan kesabaran mereka selama bertahun-tahun.

Koperasi Produsen Makarti Jaya, yang menaungi para petani tersebut, baru saja memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), pengakuan internasional bergengsi yang menandakan bahwa sawit mereka telah memenuhi standar keberlanjutan global.

Baca Juga: PDC Tutup Program Pelatihan Tata Boga untuk Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Inklusi Ekonomi

Yang membuatnya semakin istimewa, sertifikat ini merupakan yang pertama bagi petani di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), menandai tonggak sejarah baru bagi arah pembangunan perkebunan rakyat di Indonesia.

“Rasanya puas, bahagia, terharu. Kerja keras setahun penuh akhirnya membuahkan hasil,” ujar Hadiyanto, Ketua Koperasi Produsen Makarti Jaya, saat ditemui di sela-sela kunjungan Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-Angin, akhir pekan lalu.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan PTPN IV PalmCo, yang dihadiri puluhan petani sawit dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain Makarti Jaya, kegiatan lapangan juga digelar di Koperasi Tani Sejahtera dan Desa Pengrajin Besi Rumbio Jaya Steel.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Air Terjun di Wonogiri, Cocok untuk Healing Menikmati Suasana Sejuknya

Dalam kesempatan itu, Hadiyanto menyampaikan kepada Irwan yang didampingi Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dan SEVP Operation Sori Ritonga, bahwa perjalanan meraih sertifikasi RSPO tidaklah mudah.

Ia mengenang proses panjang yang dimulai sejak Mei 2024, diawali dengan pemetaan lahan dan identifikasi anggota.

Setelah itu, koperasi mengadakan berbagai pelatihan peningkatan kapasitas petani dalam praktik budidaya sawit berkelanjutan.

Baca Juga: Waktunya Heboh! Undi-Undi Hepi Telkomsel Bagi-bagi Xpander, CBR150R, hingga iPhone 16!

“Sejak Agustus 2024, kami rutin melakukan pelatihan dan praktik Good Agricultural Practices.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini