Kabar BUMN – PT Railink, sebagai operator resmi layanan Kereta Api Bandara di Yogyakarta, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang dialami KA Bandara YIA Xpress (KA 539) dengan relasi Yogyakarta – YIA pada Rabu (12/11) sekitar pukul 11.30 WIB.
Gangguan tersebut terjadi akibat tekanan angin yang menurun dan sistem pengereman yang mengikat di lokasi KM 509+3/4 petak jalan Wates–Kedundang, sehingga rangkaian kereta harus melakukan berhenti luar biasa (BLB) dan tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju Bandara YIA.
KA 539 yang membawa 150 penumpang berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 11.03 WIB.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim teknis di lokasi, rangkaian ditarik mundur ke Stasiun Wates pada pukul 12.54 WIB untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan demi memastikan keselamatan operasional.
Sebagai langkah antisipatif, seluruh penumpang KA 539 segera dialihkan menggunakan 13 unit transportasi online dari titik gangguan menuju Bandara YIA agar dapat melanjutkan penerbangan sesuai jadwal masing-masing tanpa penundaan lebih lanjut.
Terkait dengan insiden tersebut, beberapa perjalanan KA Bandara mengalami penyesuaian jadwal. KA 527 (YK–YIA) terlambat sekitar 20 menit karena adanya antrian dan pergantian jalur.
Baca Juga: BULOG Perkuat Sinergi dengan BUMN Karya untuk Bangun 100 Infrastruktur Pasca Panen
Sementara KA 540 (YIA–YK) digabung dengan KA 528 (YIA–YK) dan dijalankan sebagai KA 528 dengan total 377 penumpang. Adapun KA 553 tetap beroperasi normal sesuai jadwal keberangkatan pukul 13.28 WIB.
Dari 150 penumpang KA 539, sebanyak 15 orang mengalami keterlambatan dan kehilangan jadwal penerbangan.
Delapan di antaranya telah dibantu oleh petugas KAI Bandara untuk berkoordinasi dengan pihak maskapai di counter Bandara YIA, sedangkan tujuh penumpang lainnya melakukan pembelian tiket penerbangan baru secara mandiri.
Baca Juga: Sinergi PHE dan PDC: Ubah Emisi Jadi Energi Baru lewat Inovasi Microalgae
Hingga saat ini, PT Railink bersama Unit Sarana KAI Daop 6 Yogyakarta masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana KA Bandara.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan penyebab gangguan sekaligus menjamin seluruh armada dalam kondisi optimal sebelum kembali melayani perjalanan penumpang.
Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, mengatakan: “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi."
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
PT Railink Perkuat Konektivitas Transportasi Lewat Layanan Kereta Bandara
PT Railink Tingkatkan Layanan KA Srilelawangsa demi Konektivitas Sumatera Utara
PT Railink Tetapkan Aturan Perjalanan untuk Layanan yang Aman, Tertib, dan Ramah Keluarga
Jumlah Penumpang KA PSO Railink Tembus 3,6 Juta, Naik Hampir 18 Persen
Program Edutrain PT Railink Jadi Magnet Edukasi Transportasi, Raup Lebih dari 83 Ribu Peserta Sepanjang 2025