Antares Eazy dari Telkom Solution Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi BPPTD Mempawah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 13 November 2025 | 18:30 WIB
BPPTD Mempawah menggunakan Antares Eazy dari Telkom untuk pengawasan real-time dan efisiensi biaya hingga 30%. (Dok. Telkom)
BPPTD Mempawah menggunakan Antares Eazy dari Telkom untuk pengawasan real-time dan efisiensi biaya hingga 30%. (Dok. Telkom)

Uap air yang meresap dapat menyebabkan kondensasi dan meningkatkan risiko kebocoran arus atau korsleting.

Baca Juga: Promo TMII Spesial Hari Pahlawan, Diskon dan Tiket Gratis Berlaku sampai Akhir November!

Selain itu, kelembapan mempercepat proses oksidasi dan korosi pada logam konduktor maupun sambungan kabel, yang menambah hambatan listrik dan menyebabkan kabel cepat panas sehingga memengaruhi kinerja kamera.

Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, BPPTD Mempawah melakukan transformasi digital dengan memanfaatkan Antares Eazy dari Telkom Indonesia.

Dalam penerapannya, 169 unit kamera Eazy Cam IP Outdoor Pro nirkabel dipasang dan dihubungkan dengan layanan Cloud Recording.

Baca Juga: PT TIMAH Tbk Hadirkan Harapan Lewat Program Kesehatan dan Edukasi Gizi untuk Masyarakat

Eazy Cam hadir dengan instalasi profesional, layanan terkelola, serta dukungan material berkualitas tinggi.

Sistem ini memungkinkan seluruh titik strategis di lingkungan BPPTD diawasi secara terpusat melalui Command Center, yang juga dapat diakses melalui perangkat mobile maupun website.

Teknologi plug-and-play pada kamera EazyCam menjadikan proses pemasangan lebih cepat tanpa mengganggu aktivitas pelatihan.

Baca Juga: KAI Bandara Pastikan Penanganan Cepat Gangguan KA YIA, Layanan Penumpang Tetap Terjaga

Sementara itu, fitur Cloud Recording memastikan semua rekaman tersimpan aman di penyimpanan awan (cloud), sehingga data dapat dianalisis secara lintas area dengan akurasi tinggi.

“Setelah menggunakan Antares Eazy, kami merasakan perubahan yang signifikan.

"Kini, seluruh titik strategis dapat dipantau secara real-time dengan mudah.

Baca Juga: AirNav Indonesia Siap Kawal Lonjakan Penerbangan di Musim Libur Nataru 2025/2026

"Kami pun dapat merespon lebih cepat jika ada insiden, dari yang sebelumnya perlu waktu lama menjadi kurang dari lima menit,” tambah Bambang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini