Telkom–UGM Jalin Kolaborasi Strategis untuk Bangun Ekosistem AI Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 16 November 2025 | 19:00 WIB
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dilaksanakan di Yogyakarta, pada Sabtu (15/11). (Dok. Telkom)
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dilaksanakan di Yogyakarta, pada Sabtu (15/11). (Dok. Telkom)

Sementara itu, AI CoE milik Telkom menghadirkan kemampuan teknologi dan infrastruktur digital yang siap mendorong implementasi kecerdasan buatan berskala luas.

Baca Juga: Pertamina Hulu Indonesia Grup Borong Empat Penghargaan di SKK Migas Security Award 2025

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, turut mengapresiasi inisiatif AI CoE sebagai upaya memperkuat sinergi antara industri, akademisi, dan pemerintah.

“Apa yang dilakukan Telkom dan UGM ini adalah langkah konkret kolaborasi untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui pembelajaran, riset, dan pengembangan solusi berbasis AI.

"Hal ini sejalan dengan program transformasi digital dan lanskap ekonomi digital Indonesia,” ujar Nezar.

Baca Juga: Taman Cantik di Indonesia yang Didirikan di Zaman Hindia Belanda dan Masih Terpelihara dengan Baik

AI CoE milik Telkom merupakan inisiatif komprehensif untuk menggerakkan ekosistem AI nasional.

Program ini digerakkan oleh empat pilar utama:

  • AI Campus, ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi,
  • AI Playground, fasilitas eksplorasi dan riset terapan,
  • AI Connect, wadah bagi praktisi, startup, dan pelaku industri,
  • AI Hub, yang berfokus pada pengembangan solusi nyata di berbagai sektor.

Baca Juga: Peluang Karier di Industri Aviasi Bagi Lulusan D3, PT GDPS Buka Lowongan Kerja Staff Admin di Surabaya

Kolaborasi Telkom–UGM juga difokuskan pada inovasi di sektor energi melalui implementasi sensor akustik pada jaringan serat optik bawah laut milik Telkom.

Selain itu, kedua institusi akan mendorong hilirisasi riset kesehatan melalui teknologi e-Tongue dan e-Nose, serta memperkuat kompetensi talenta digital.

Implementasi kerja sama tersebut diwujudkan lewat pendirian AI Learning Center, penyusunan modul dasar pembelajaran AI, pelaksanaan AI Conference, hingga program AI Learning with Experts.

Baca Juga: PHM Mengajar Hadir di SMAN 1 Anggana, Kenalka Industri Hulu Migas ke Puluhan Siswa

Seluruh upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan digital generasi muda sekaligus menghadirkan ruang belajar yang adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi.

“Kami sangat antusias dengan terjalinnya kerja sama ini karena membuka peluang besar bagi percepatan pengembangan AI di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini