Kabar BUMN - Program Pertapreneur Aggregator yang diinisiasi PT Pertamina (Persero) terbukti mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.
Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui pendampingan, kolaborasi, perluasan akses pasar, serta peningkatan kualitas usaha.
Salah satu dampak nyata dirasakan Harumi Kartini, pendiri Harumi Fashion asal Jakarta, yang berhasil masuk dalam 10 besar Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025.
Baca Juga: Serunya Berakhir Pekan di Solo, Berikut 7 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi
Melalui program ini, Harumi mengalami transformasi mendasar dalam memandang pengelolaan usaha.
“Dulu segala hal bergantung ke saya. Sekarang saya sadar, bisnis agar bisa berkembang tidak boleh bergantung pada satu orang," kata Harumi.
Harumi Kartini memulai usahanya dengan menyediakan layanan desain kemasan (packaging), branding visual, materi promosi digital, hingga strategi visual storytelling.
Melalui layanan tersebut, Harumi membantu pelaku UMKM lain agar produknya tampil lebih profesional dan menarik di mata pasar.
Seiring berjalannya waktu, Harumi mengembangkan lini usaha desain fashion untuk produk baju muslim, mukena, dan jilbab.
Produk-produk ini kini diminati UMKM yang ingin memiliki identitas dan ciri khas tersendiri di bidang fashion.
Baca Juga: Siaga Hidrometeorologi, PTPN IV Regional III Salurkan Bantuan TJSL untuk Pemkab Kampar
“Saya memulai jasa desain ini karena banyak UMKM punya produk bagus, tapi visualnya kurang menarik.
"UMKM perlu memperhatikan kemasan dan desain produk untuk menarik konsumen,” jelas Harumi, yang memandang sesama pelaku UMKM sebagai mitra strategis dalam mengembangkan bisnisnya.
Artikel Terkait
Amanah Donatur Pertamina Tiba di Aceh Tamiang, PEP Rantau Field Hadirkan Bantuan untuk Pesantren Terdampak
Promo EV Charging Pertamina: Biaya Flat Rp5.000 via MyPertamina
Kolaborasi Pertamina dan Elnusa Bangun Akses Air Bersih untuk Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumatra
Pertamina Hulu Indonesia Gandeng Yayasan SALAKHA Bentuk Tim Tanggap Darurat Banjir di Wilayah Jabodetabek
Pertamina Drilling Awali 2026 dengan Doa Bersama, Teguhkan Keselamatan dan SDM Unggul untuk Kemandirian Energi Nasional