Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pemulihan distribusi energi sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Dalam konferensi pers bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Jumat (9/1), Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa distribusi BBM dan LPG di wilayah terdampak kini hampir mencapai 100 persen.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memberikan gambaran kondisi terkini lapangan dan mengapresiasi kolaborasi sektor korporasi dalam transisi dari tanggap darurat ke pemulihan.
Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Siapkan 649.780 Kursi dan Catat Okupansi 53,46 Persen
Tantangan terbesar dalam penanganan bencana kali ini adalah terputusnya beberapa jalur logistik akibat longsor dan banjir.
Kami mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang tidak hanya menunggu jalan terbuka, tetapi aktif menjemput bola dengan mengirimkan BBM dan LPG melalui jalur laut dan udara, ujar Aam.
Selain itu, penyediaan air bersih oleh Pertamina menjadi elemen penting untuk mencegah penyakit pascabencana.
Baca Juga: BULOG Apresiasi 10 Pejabat Berprestasi dalam Mendukung Swasembada Pangan 2025
Kontribusi dalam penyediaan sumur bor dan pengiriman truk air bersih secara rutin sangat membantu BNPB dan pemerintah daerah dalam memastikan standar kesehatan masyarakat di pengungsian tetap terjaga.
Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan dalam manajemen bencana yang efektif, lanjut Aam.
Pertamina mengimplementasikan pola Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) untuk menjangkau daerah terisolir, menggunakan berbagai moda transportasi darat, laut, dan udara, termasuk pesawat Hercules, helikopter, dan air tractor.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Umbul Nilo Terbaru 2026, Wisata Air Dingin Favorit di Klaten
Alhamdulillah berkat dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, layanan energi untuk masyarakat telah berangsur pulih. Sebanyak 406 SPBU di Sumatra Utara dan 147 SPBU di Sumatra Barat telah 100% beroperasi.
Di wilayah Aceh, 151 dari 156 SPBU (97%) telah aktif. Masih terdapat 5 SPBU yang terkendala akses sehingga belum melayani masyarakat, dan Pertamina telah melakukan upaya penyediaan di wilayah terdekat serta berkoordinasi dengan pemerintah dalam pemulihan akses.
Artikel Terkait
Kolaborasi Pertamina dan Elnusa Bangun Akses Air Bersih untuk Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumatra
Pertamina Hulu Indonesia Gandeng Yayasan SALAKHA Bentuk Tim Tanggap Darurat Banjir di Wilayah Jabodetabek
Pertamina Drilling Awali 2026 dengan Doa Bersama, Teguhkan Keselamatan dan SDM Unggul untuk Kemandirian Energi Nasional
Melalui Pertapreneur Aggregator, Pertamina Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
Menilik Fasilitas RFCC Complex di RDMP Balikpapan, Lompatan Kilang Pertamina Menuju Standar Dunia dan Energi Bersih