Baca Juga: Perkuat Pengamanan Aset dari Aktivitas PETI, PTBA Pasang Plang dan Pagar Aset
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa keberadaan proyek Pertamina di Kalimantan Timur berperan penting dalam membuka serta memperluas kesempatan kerja.
Menurutnya, proyek ini tidak hanya mendukung operasional energi, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Pada tahap konstruksi, proyek strategis nasional ini telah menyerap sekitar 24 ribu tenaga kerja yang mayoritas berasal dari dalam negeri.
Baca Juga: Rekomendasi Gerai Cheesecake Terbaik di Jepang, Kuliner Paling Diburu Warga Lokal dan Turis
Sementara itu, pada fase operasional, kilang di Kalimantan Timur diperkirakan akan melibatkan sekitar 2.000 tenaga kerja secara langsung. Selain itu, proyek ini juga menciptakan efek berganda berupa peluang usaha dan lapangan kerja tidak langsung di berbagai sektor pendukung.
“Proyek yang dibangun dan dikembangkan Pertamina tidak hanya berfokus pada penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat,” kata Baron.
Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa manfaat ekonomi juga muncul melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok proyek.
Baca Juga: Komitmen HSSE Elnusa 2025: Fondasi Keselamatan dan Keberlanjutan Operasional
Penyediaan jasa pendukung, kebutuhan logistik, hingga konsumsi selama masa konstruksi dan operasi turut memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan Timur secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaan pembangunan kilang, Pertamina juga menjaga realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di kisaran 35 persen.
Kebijakan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kemampuan industri nasional, baik di sektor manufaktur maupun jasa, agar dapat berkembang seiring dengan proyek strategis negara. Optimalisasi TKDN diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri dalam negeri sekaligus meningkatkan daya saing nasional. ***
Artikel Terkait
Pertamina–MIND ID Perkuat Hilirisasi Batu Bara, Dorong Energi Pengganti LPG
Pertamina Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim & Difabel Menjelang Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi
Hari Rabu Jadi Waktu Tepat Isi BBM, Pertamina Kembali Hadirkan Promo Green Wednesday
Langkah Baru Tingkatkan Produksi Migas, Pertamina EP Papua Field Gelar Seremonial Tajak Sumur Salawati SLW-E6X
Pertamina Zona 4 Catat Produksi Minyak 27.643 BOPD Sepanjang 2025