Pertamina–MIND ID Perkuat Hilirisasi Batu Bara, Dorong Energi Pengganti LPG

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 13 Januari 2026 | 18:30 WIB
Kolaborasi Pertamina dan MIND ID hadirkan DME dan SNG dari batu bara demi mengurangi impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)
Kolaborasi Pertamina dan MIND ID hadirkan DME dan SNG dari batu bara demi mengurangi impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mempererat kolaborasi strategis guna mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Kerja sama tersebut difokuskan pada percepatan hilirisasi batu bara menjadi produk energi alternatif pengganti LPG.

Melalui teknologi proses gasifikasi, batu bara diubah menjadi Synthetic Natural Gas (SNG), yang kemudian diproses melalui pemurnian dan dehidrasi hingga menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai energi alternatif pengganti LPG.

Baca Juga: RDMP Balikpapan Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional, Begini Proses Pembangunannya

Langkah transformatif ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara Pertamina dan MIND ID yang disaksikan oleh Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara Sigit Puji Santoso, pada Jumat (9/1/2026).

Inisiatif tersebut menjadi wujud nyata peran aktif kolaborasi BUMN sektor energi dan pertambangan dalam menjalankan mandat pemerintah untuk mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi melalui pemanfaatan teknologi gasifikasi batu bara.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit P. Santosa menyampaikan bahwa kerja sama antara Pertamina dan MIND ID mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam pembangunan sistem energi nasional.

Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Siapkan 649.780 Kursi dan Catat Okupansi 53,46 Persen

Menurutnya, sebagai negara besar, Indonesia membutuhkan diversifikasi energi yang mampu menopang pembangunan.

“Kolaborasi dan sinergi antar-BUMN strategis dapat memperkuat fondasi energi nasional.

"Hilirisasi berbasis teknologi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik sekaligus membangun sistem energi yang lebih tangguh, efisien, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Sigit.

Baca Juga: BULOG Apresiasi 10 Pejabat Berprestasi dalam Mendukung Swasembada Pangan 2025

Dalam kolaborasi ini, Pertamina berperan sebagai offtaker sekaligus agregator infrastruktur distribusi.

Dengan keunggulan jaringan distribusi yang dimiliki, Pertamina memastikan hasil hilirisasi batu bara seperti DME, SNG, dan metanol dapat terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat maupun industri sebagai substitusi energi yang selama ini diperoleh melalui impor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini