Kabar BUMN – Ketika membahas Balikpapan, perhatian tidak hanya tertuju pada wajah kotanya, tetapi juga pada perannya sebagai pusat energi nasional yang telah hidup lebih dari seratus tahun.
Kilang Pertamina di kota ini kini bertransformasi menjadi “dapur energi” melalui proyek raksasa RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan.
Transformasi ini menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan energi Indonesia, terutama bagi kawasan Timur.
Baca Juga: Rejeki wondr BNI Dibuka hingga Januari 2026, Peluang Menang Mercedes-Benz Terbuka bagi Nasabah Aktif
Jejak sejarah kilang Balikpapan dimulai jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada 10 Februari 1897.
Pada tanggal tersebut, warga negara Belanda bernama J.H Menten menemukan sumur minyak pertama di Balikpapan.
Sumur yang kemudian dikenal dengan nama Mathilda itu menjadi penanda awal berkembangnya industri minyak dan ditetapkan sebagai hari jadi Kota Balikpapan, yang selanjutnya tumbuh menjadi kota industri minyak berskala global.
Baca Juga: Rekomendasi Pantai yang Masih Sepi di Nusa Penida, Tidak Termasuk Kelingking Beach
Pada masa lalu, Sumur Mathilda berada di dalam kawasan Kilang Balikpapan. Kilang ini memiliki perjalanan panjang yang penuh dinamika.
Meski sempat hancur akibat Perang Dunia II, kilang tersebut kembali bangkit dan terus berevolusi.
Dari fasilitas pengolahan minyak mentah berskala terbatas, kini Kilang Balikpapan menjelma menjadi salah satu kilang terbesar dan paling modern di Indonesia melalui pengembangan terintegrasi RDMP Balikpapan.
Baca Juga: Masuki Fase Pemulihan Bencana, PT Pindad Gandeng Rumah Zakat Salurkan Bantuan Kemanusiaan
RDMP Balikpapan tidak sekadar proyek pengembangan biasa, melainkan pembangunan besar dengan tujuan strategis.
Proyek ini meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari, sekaligus memperkuat kemampuan nasional dalam memproduksi BBM, LPG, dan petrokimia.
Artikel Terkait
Hari Rabu Jadi Waktu Tepat Isi BBM, Pertamina Kembali Hadirkan Promo Green Wednesday
Langkah Baru Tingkatkan Produksi Migas, Pertamina EP Papua Field Gelar Seremonial Tajak Sumur Salawati SLW-E6X
Pertamina Zona 4 Catat Produksi Minyak 27.643 BOPD Sepanjang 2025
Kemenhut dan Pertamina Foundation Jalin Kerja Sama Strategis Optimalkan Kawasan Hutan
Kerja Sama Pertamina NRE dengan Mitra Tiongkok, Akselerasi Proyek Rendah Emisi di Indonesia