Selama periode berjalan, PHR telah melakukan pengeboran pada sembilan sumur eksplorasi guna menemukan potensi cadangan baru.
Baca Juga: Komitmen K3 Antar Subholding Upstream Pertamina Berbuah Penghargaan Patra Adikriya Bhumi 2026
Upaya lainnya meliputi reaktivasi 1.200 sumur dan 62 struktur, serta pengembangan teknologi Chemical EOR (CEOR) di lima lapangan utama, yakni Minas, Bangko, Bekasap, Balam South, dan Petani, yang dinilai memiliki potensi tambahan cadangan minyak cukup besar.
Dari sisi ketenagakerjaan, PHR juga menunjukkan peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah. Saat ini PHR mempekerjakan 1.829 pekerja dan telah membuka hingga 42.647 lapangan kerja bagi masyarakat di Provinsi Riau.
“Kami berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan produksi migas tentunya dengan prinsip-prinsip keselamatan dan peduli terhadap lingkungan. Sejumlah inovasi dan upaya yang dijalankan saat ini tak lain untuk mendukung target produksi migas dalam menjaga ketahanan energi nasional,” kata Arifin.
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyampaikan apresiasi atas langkah strategis PHR dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah kondisi lapangan migas yang telah menua.
Ia menilai pendekatan teknologi yang dilakukan PHR menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan produksi.
"Kami menyadari bahwa sumur-sumur di Rokan ini sudah tua, namun kami sangat mengapresiasi karena PHR telah masuk ke fase EOR."
Baca Juga: Bekerja Aman di Musim Penghujan, Waspadai Risiko yang Sering Terabaikan
"Ini adalah pionir di Indonesia, khususnya metode steam flood yang membuat crude bisa terpompa naik secara optimal. Kami berharap ada terus inovasi tambahan dan terobosan baru selain infill drilling untuk menghadapi situasi lapangan yang mature ini," ujarnya.
Dalam forum rapat kerja tersebut, Komisi XII DPR RI juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara ketahanan energi nasional, perlindungan lingkungan hidup, serta manfaat ekonomi yang dirasakan daerah.
Berbagai masukan dan diskusi yang berkembang menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong kebijakan yang mendukung iklim investasi hulu migas.
Baca Juga: DAMRI Rilis Jadwal Terbaru Bus Bisnis Denpasar–Surabaya, Tarif Terjangkau
Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi XII DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau I, Iyeth Bustami, mempertanyakan keseriusan PHR dalam memperhatikan aspek lingkungan di tengah aktivitas operasional migas di WK Rokan.
Artikel Terkait
PHR Regional 1 Terima 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan Migas WK Rokan, Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
PHR Tingkatkan Daya Saing SDM Siak Lewat VOKASIAK, Pelatihan untuk Cetak Teknisi AC Terampil
Upaya Menyeluruh PHR Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
PHR Temukan Hidrokarbon di Sumur Mustang Hitam, Buka Peluang Pengembangan Baru di Blok Rokan
Gelar Media Gathering, PHR Zona 4 Bangun Sinergi Media Dukung Ketahanan Energi