ITDC Resmi Kick-off Proyek Rejuvenasi The Nusa Dua, Hadirkan Wajah Baru Setelah 52 Tahun

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 29 Januari 2026 | 06:00 WIB
ITDC melaksanakan kick-off proyek rejuvenasi The Nusa Dua sebagai bagian dari upaya menjaga relevansi kawasan ikonik ini di kancah pariwisata global.
ITDC melaksanakan kick-off proyek rejuvenasi The Nusa Dua sebagai bagian dari upaya menjaga relevansi kawasan ikonik ini di kancah pariwisata global.

Tak cuma itu, pengembangan fasilitas pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan luasan hingga 5.000 meter persegi menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sistem manajemen lingkungan yang modern dan berkelanjutan di kawasan The Nusa Dua.

Baca Juga: Ambil Promonya Sekarang! Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp225 Ribu Masih Bisa Diburu

Peninsula Island menjadi titik awal pelaksanaan rejuvenasi kawasan, karena area ini memegang peran penting sebagai ruang publik dan etalase utama The Nusa Dua.

Pada tahap pertama, ITDC menata panggung penyelenggaraan event di Peninsula Island, peremajaan akses menuju Water Blow, serta pembangunan area wedding yang dirancang untuk memperkaya daya tarik wisata premium.

Selain itu, Pulau Nusa Dharma, yang selama ini dikenal sebagai area tenang dan hijau, juga menjadi bagian dari rencana besar rejuvenasi The Nusa Dua.

Baca Juga: Ragam Laksa Malaysia, Berbeda Bahan dan Bumbu, Sama-sama Lezat Menggoda

ITDC menyiapkan pulau tersebut sebagai wellness island dengan menambah fasilitas yoga, meditasi, serta aktivitas kebugaran dan kesehatan lainnya.

ITDC memandang rejuvenasi ini sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menghidupkan kembali roda ekonomi masyarakat, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan desa adat.

Prosesi Ngeruak pada momen pelaksanaan Kick-off Proyek Rejuvenasi The Nusa Dua menjadi simbol bahwa setiap langkah pembangunan tetap melibatkan tradisi dan nilai-nilai adat Bali.

Baca Juga: Ini Tips Resmi dari PLN Agar Terhindar Bahaya Listrik Saat Cuaca Ekstrem

Ahmad Fajar menegaskan bahwa pengelolaan ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan.

“Kami memastikan bahwa seluruh proses rejuvenasi mengikuti masterplan kawasan serta didasarkan pada kajian dampak lingkungan, termasuk implementasi Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL), untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan budaya Bali.

"Penguatan infrastruktur dan fasilitas hanya akan memiliki makna jika tetap menjaga harmoni dengan masyarakat, adat, dan lingkungan. Dengan berbagai pembaruan tersebut, kawasan The Nusa Dua akan tampil lebih tertata, lebih nyaman, dan lebih siap menyambut berbagai kegiatan berskala nasional maupun global,” katanya.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah, Ini Fakta Penting yang Perlu Kamu Ketahui 

Peremajaan The Nusa Dua diproyeksikan berlangsung secara bertahap selama tiga tahun. Dimulai pada tahun 2026 hingga tahun 2028.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini