Kolaborasi Pertamina dan Rutan Kebumen Sulap Pelepah Pisang Jadi Serat Bernilai Ekspor

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:00 WIB
Sinergi Pertamina, UMKM, dan Rutan Kebumen dorong kemandirian warga binaan lewat produksi serat pelepah pisang ramah lingkungan. (Dok. Pertamina)
Sinergi Pertamina, UMKM, dan Rutan Kebumen dorong kemandirian warga binaan lewat produksi serat pelepah pisang ramah lingkungan. (Dok. Pertamina)

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan program berjalan sesuai standar, berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang baik dari sisi bisnis maupun dampak sosial.

Baca Juga: Belajar Puasa Sejak Dini, Ini Cara Tepat Mendampingi Anak

Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen, Pramu Sapta, mengungkapkan bahwa meskipun kerja sama ini masih tergolong baru, respons yang diterima sangat menggembirakan.

“Alhamdulillah, walaupun belum genap satu bulan, laporan dari jajaran menunjukkan perkembangan yang baik.

"Dari sisi mitra usaha juga melihat prospeknya menjanjikan, baik secara bisnis maupun dampak sosialnya,” ujarnya.

Baca Juga: Belajar Puasa Sejak Dini, Ini Cara Tepat Mendampingi Anak

Menurut Pramu, kehadiran Asesor Pertapreneur Aggregator Pertamina menjadi penguat bahwa program pembinaan kemandirian ini tidak berhenti pada tahap pelatihan saja, melainkan diarahkan agar berkelanjutan.

“Kami berharap program ini bisa menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan, tidak hanya selama menjalani masa pidana, tetapi juga bermanfaat ketika warga binaan kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Hasil pelatihan awal menunjukkan kemajuan yang positif.

Baca Juga: BULOG Tegaskan Kesiapan Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pasokan Beras Bermutu Jadi Fokus

Warga binaan telah mampu memproduksi serat pelepah pisang dengan kualitas yang terus meningkat, dengan target produksi mencapai sekitar 3 ton per bulan.

Saat ini, sekitar 60 persen hasil produksi telah memenuhi standar kualitas perusahaan, sementara sisanya masih dalam tahap penyempurnaan teknik.

Dalam proses pendampingan, tim Agrominafiber memberikan bimbingan langsung, mulai dari teknik produksi, peningkatan kerapian produk, hingga pengelolaan bahan baku dengan prinsip zero waste.

Baca Juga: Bank Mandiri Hadirkan Circular Fragrance Experience di Perfume Pop Market 2026

Asesor Pertapreneur Aggregator Pertamina, Bima, menilai sinergi antara Agrominafiber dan Rutan Kebumen sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan produksi dan ketersediaan bahan baku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini