Perkuat Peran BUMN, Bio Farma Salurkan Vaksin Tetanus dan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor Bandung Barat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:00 WIB
Bio Farma menyalurkan vaksin tetanus dan bantuan logistik bagi korban serta relawan longsor Pasirlangu, Bandung Barat. (Dok. Bio Farma)
Bio Farma menyalurkan vaksin tetanus dan bantuan logistik bagi korban serta relawan longsor Pasirlangu, Bandung Barat. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN - PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi yang bermarkas di Jawa Barat, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus dan logistik darurat bagi korban serta relawan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026.

Sebagai perusahaan milik negara yang tumbuh dan beroperasi di Jawa Barat, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk hadir langsung dalam penanganan kondisi darurat di wilayah tersebut.

Respons cepat itu diwujudkan melalui pemberian 1.000 dosis vaksin tetanus bagi relawan dan warga terdampak yang berisiko mengalami luka terbuka.

Baca Juga: Laboratorium Kilang Balongan, Garda Terdepan Penjaga Mutu BBM Pertamina

Selain itu, Bio Farma juga menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, hygiene kit, medicine kit, dan family kit untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab BUMN dalam memperkuat ketahanan kesehatan daerah maupun nasional.

“Sebagai BUMN farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, Bio Farma memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat sekitar, khususnya dalam situasi darurat.

Baca Juga: Rayakan Tradisi Padusan di Klaten, Berikut 7 Umbul Terbaik untuk Menyucikan Diri Jelang Ramadan

"Vaksinasi tetanus ini merupakan langkah preventif untuk melindungi relawan dan korban dari risiko infeksi, sementara bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Shadiq.

Ia menambahkan, kontribusi tersebut merupakan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya dari sisi perusahaan, kepedulian juga datang dari insan Bio Farma.

Baca Juga: KAI Masih Sediakan Tiket Kereta Lebaran 2026, 131 Ribu Kursi Telah Dipesan

Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma, para karyawan secara sukarela menghimpun dan menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Partisipasi ini mencerminkan solidaritas dan empati karyawan terhadap warga Jawa Barat yang sedang menghadapi musibah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini