Mandalika Art Performance Hadirkan Aktivasi Budaya di Kawasan The Mandalika

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 1 Februari 2026 | 16:30 WIB
Mandalika Art Performance menjadi langkah awal ITDC menghadirkan aktivasi budaya di The Mandalika dengan melibatkan pelaku seni lokal (Dok. ITDC)
Mandalika Art Performance menjadi langkah awal ITDC menghadirkan aktivasi budaya di The Mandalika dengan melibatkan pelaku seni lokal (Dok. ITDC)

Aktivasi ini dinilai mampu mendorong peningkatan kunjungan ke area komersial, khususnya di luar periode penyelenggaraan event besar.

Baca Juga: Jelajah Kuliner Tradisional di Pasar Ngasem, Yogyakarta

“Kami ingin melihat bagaimana seni dan budaya dapat menjadi pemantik interaksi di kawasan. Hari ini adalah kesempatan bagi kami untuk belajar, mengevaluasi, dan melihat potensi ke depan,” tambah Agus.

Dari sisi penerapan prinsip ESG ITDC, Mandalika Art Performance menjadi wujud praktik Cultural Guardianship.

Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai penjaga sekaligus penggerak nilai budaya dalam pengembangan kawasan pariwisata.

Baca Juga: Tanpa Jeda Sepanjang Perjalanan, Petugas OTC KAI Services Jaga Kebersihan Kereta Api

Dengan melibatkan sanggar lokal, Karang Taruna, serta anak-anak MCLC, ITDC mendorong pembangunan pariwisata di The Mandalika agar tetap inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan kearifan lokal, sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Agus menilai kolaborasi yang terbangun melalui Mandalika Art Performance tidak hanya menjadi bagian dari atraksi wisata semata, tetapi juga sebagai ruang ekspresi budaya yang terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi setempat.

Antusiasme wisatawan yang memadati kawasan The Mandalika selama acara berlangsung menunjukkan kuatnya daya tarik budaya Lombok.

Baca Juga: Tips Menabung Emas agar Lebih Untung, Strategi Aman Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

“Kami berharap penyelenggaraan Mandalika Art Performance dapat menjadi momentum bagi The Mandalika untuk menampilkan identitas kawasan yang lebih beragam serta memperkuat peran budaya sebagai bagian penting dari pengalaman wisata yang kami tawarkan kepada publik,” tutup Agus.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, yang merupakan bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, berfokus pada pengembangan dan pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi di Indonesia.

Kawasan yang dikelola antara lain The Nusa Dua dengan konsep “Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven”, The Mandalika sebagai “The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination”, serta The Golo Mori yang dikembangkan sebagai “Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination”.

Baca Juga: Magang Bersama PELNI Dapat Berbagai Benefit, Simak Lowongan Terbarunya

Selama lebih dari 50 tahun, ITDC telah mengelola The Nusa Dua hingga dikenal sebagai destinasi berstandar internasional dan menjadi tuan rumah berbagai event berskala global. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini